Merawat Cerita Nenek Moyang Suku Bugis demi Kelestarian Ikan Masapi

Klikhijau.com – Sahabat hijau pernah dengar kata Masapi? Mungkin bagi kalian yang di luar pulau Sulawesi jarang mendengar nama ini. Namun, bagi yang senang mancing mungkin sering menjumpai Masapi i...

Merawat Cerita Nenek Moyang Suku Bugis demi Kelestarian Ikan Masapi
Bacakan Artikel

Dilanda frustrasi dan cemas karena takut persembunyiannya diketahui tentara Belanda, tiba-tiba muncul seekor ikan Masapi berukuran besar dari dasar air sungai. Sang ikan ini seolah menunjukkan tempat persembunyian yang lebih aman untuknya. Tentara Belanda tentu saja kesulitan menemukannya dan  akhirnya menyerah untuk menemukannya.

Setelah berhasil selamat dari pengejaran tentara Belanda, nenek moyang suku Bugis ini kemudian bersumpah dan berjanji di hadapan ikan Masapi berukuran besar itu sebagai bukti balas budi. Ia bersumpah bahwa ia dan keturunannya tidak akan memakan ikan Masapi, jika dilanggar maka tubuhnya akan melepuh.

Melestarikan dengan cerita

Bisa saja cerita di atas cerita rekaan agar manusia tidak sembarangan menangkap ikan Masapi ini. Mungkin saja cerita seperti ini sengaja diembuskan karena populasi ikan Masapi semakin menurun akibat dari perburuan berlebihan dan hilangnya habitat alaminya, maka dibutuhkan usaha konservasi dan pengelolaan yang baik untuk menjaga keberlangsungan populasi ikan ini di masa depan.

Terkait dengan kepercayaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Beberapa orang mungkin percaya bahwa ikan Masapi memiliki nilai mistis dan dianggap sebagai ikan yang bertuah. Namun, dari sudut pandang ilmu pengetahuan dan logika rasional, tidak ada bukti yang secara pasti membuktikan adanya unsur mistis atau keberuntungan tertentu pada ikan ini.

Namun, sebaiknya kita tetap menghormati keyakinan masing-masing, tapi jauh lebih penting lagi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi keberlangsungan hidup ikan Masapi agar tetap lestari di masa depan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2