Merangsang Minat Petani Muda yang Masih Mbalelo

Klikhijau.com - Merangsang minat anak-anak muda untuk terjun ke pertanian memang tidak mudah. Tak heran jika sampai hari ini, jumlah petani di Indonesia masih saja didominasi oleh kaum tua. Anak-anak...

Merangsang Minat Petani Muda yang Masih Mbalelo
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Merangsang minat anak-anak muda untuk terjun ke pertanian memang tidak mudah. Tak heran jika sampai hari ini, jumlah petani di Indonesia masih saja didominasi oleh kaum tua. Anak-anak muda yang tertarik di bidang pertanian, kebanyakan juga masih mbalelo.

Riset yang dilakukan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) tahun 2015 mengungkapkan, mayoritas petani (61,8%) adalah petani berusia di atas 45 tahun. Sementara, sejumlah 26% lainnya berusia antara 34-44 tahun.

Hanya 12% petani yang disurvei yang usianya di bawah 35 tahun. Hal inilah yang kemudian menggerakkan KRKP untuk kembali menggelar ajang Duta Petani Muda di tahun 2016 dan kemudian di 2018 untuk menggerakkan kembali gairah anak muda untuk terjun ke dunia pertanian. Sebelumnya ajang yang sama sudah digelar di tahun 2014.

"Tetapi anak muda masih berpikir bertani itu tidak keren, karenanya kampanye duta petani muda diluncurkan supaya membawa minat anak muda bekerja di pertanian," kata peneliti KRKP Muhammad Ulil Ahsan, dalam acara Obrolin Pangan #14 yang bertajuk: 'We Are Youngster and A Farmer' yang digelar secara daring, Selasa 30 Juni 2020.

[irp]

Ulil menegaskan, keberadaan petani muda sendiri sangat penting bagi masa depan pertanian Indonesia.

"Tanpa regenerasi pertanian akan menjadi sangat problematik bagi pencapaian kedaulatan pangan, karenanya sangat penting menciptakan image bahwa pertanian itu keren di mata anak muda untuk mendorong pemuda ke pertanian," tegas Ulil.

Inspirasi dari Tanfidzul Khoiri

Champion Duta Petani Muda 2014 Tanfidzul Khoiri, yang sukses dengan usaha peternakan terpadu 'Kandank Oewang', mengakui minat pemuda untuk terjun di pertanian memang masih rendah. Terlebih di masa dia mulai terjun ke bidang tersebut di tahun 2012 lalu.

Khoiri mengatakan, salah satu yang membuat minat pemuda terjun ke pertanian sangat kurang adalah karena image pertanian tidak modern. "Jarang anak muda terjun di pertanian karena alat-alatnya nggak terlalu modern," ujarnya.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: