Menyorot Bahaya PCBs dan Upaya Mengatasinya

Klikhijau.com - Polychlorinated Biphenyls atau PCBs membawa alarm bahaya bagi kesehatan. PCBs telah dinobatkan sebagai bahan pencemar organik yang persisten, ia memiliki sifat racun, yang masuk dan me...

Menyorot Bahaya PCBs dan Upaya Mengatasinya
Bacakan Artikel

Di wilayah utara Kyushu Jepang pada tahun 1968, tercatat sebanyak 15.000 orang mengidap penyakit pigmentasi pada kulit, terjadi peningkatan angka kematian janin, dan tercatat sebanyak 400.000 kasus kematian ternak unggas.

Insiden โ€˜mengerikanโ€™ itu dikenal dengan nama โ€œKanemi Yushoโ€. Penamaan tersebut mengikuti nama perusahaan โ€œKanemi Companyโ€. Perusahaan inilah yang memproduksi minyak beras yang diketahui terkontaminasi senyawa PCBs.

Sementara di Taiwan Tengahย  pada akhirย  tahun 1979 hingga 1980 tercatat sebanyak 1.843 kasus dengan gejala penyakit yang sama dengan insiden yang melanda Jepang. Kasus yang ditemukan di Taiwan Tengah itu terjadi pada kelompok umur 11 hingga 20 tahun.

Selain itu, terjadi pula kasus hiperpigmentasi atau bercak gelap pada kulit bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkontaminasi Polychlorinated Biphenyls (PCBs).

Sedangkan di Irlandia, kasus yang ditemukan sedikit lebih ringan, karena PCBs hanya ditemukan pada sampel ย daging domba yang disembelih untuk dijual. Namun, temuan tersebut menyebabkan dilakukan penyelidikan secara intensif oleh otoritas di negara tersebut.

โ€œKetiga contoh itu mengkhawatirkan kita semua. Karena membuktikan bahwa PCBs dapat merasuk ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan,โ€ ungkap Rosa.

[irp]

Rosa menjelaskan, PCBs bersifat sangat stabil, memiliki flash point atau titik nyala pada suhu 380 derajat celcius. Berdasarkan data, lebih dari 60 persen PCBs di Indonesia dipakai pada peralatan trafo (atau transformator) dan kapasitor.

Kebocoran senyawa ini sangat mungkin terjadi terutama apabila operator tidak memperhatikan aspek keamanan dalam menanganinya. Hal ini akan mencemari lingkungan.

Berdasarkan pada beberapa survei lingkungan yang dilakukan di area aliran sungai. Terutama di daerah dengan industri yang banyak, PCBs ditemukan pada beberapa titik pengambilan sampel.

Cara mengatasinya

Rosa pada acara webinar tersebut juga menjelaskan, pemerintah memiliki kepentingan dan bertanggungjawab dalam menangani permasalahan PCBs.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: