Mengintip Cara 3 Negara Ini Lestarikan Hutan Demi Hari Esok

Klikhijau.com - Kebakaran hutan dan lahan yang mengintai Indonesia setiap tahun adalah pertanyaan besar. Kenapa bisa? Tak berhenti dari ancaman kebakaran saja, hutan juga terancam "digunduli" oleh man...

Mengintip Cara 3 Negara Ini Lestarikan Hutan Demi Hari Esok
Bacakan Artikel

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki hutan lumayan luas. Namun, ancaman kehilangan hutan terus pula mengintai. jika Indonesia tak ingin kehilangan hutannya, yang merupakan harta yang sangat berharga. Indonesia bahkan dunia perlu belajar dari tiga negara ini.

Ketiga negara ini dengan tutupan pohon terpadat di dunia bekerja keras untuk melestarikan salah satu sumber daya paling berharga di planet ini agar tetap lestari:



  • Gabon



Menurut John Poulsen, asisten profesor ekologi tropis di Sekolah Lingkungan Lingkungan Universitas Nicholas, yang menggambarkan hewan-hewan itu sebagai "insinyur ekologi", menyebarkan benih pohon jarak jauh dan membuka tingkatkan lapisan bawah hutan dengan memakan atau menginjak-injak tanaman yang tumbuh lambat.

[irp posts="1865" name="9 Tokoh Hutan Sosial Mendapatkan Trofi dari Pemerintah, Berikut Daftarnya"]

Sayangnya, hingga baru-baru ini, hewan-hewan itu berada di bawah ancaman eksistensial dari pemburu liar, dengan lebih dari 25.000 gajah di Taman Nasional Minkรฉbรฉ diperkirakan telah dibunuh karena gadingnya antara tahun 2004 dan 2014.

Populasi gajah hutan terbesar di dunia tinggal di negara Afrika tengah Gabon -negara yang 90% di antara lahannya tertutup pohon.

Untuk mengatasi hal itu, Gabon sekarang mengambil tindakan tegas. Pada bulan Juni, Presiden Ali Bongo Ondimba menunjuk Menteri Hutan yang baru, ahli biologi Lee White, yang janjinya untuk memberantas perburuan liar membantu melindungi gajah dan taman nasional Gabon untuk kepentingan generasi mendatang.



  • Suriname



Sejak terciptanya Cagar Alam Suriname Tengah di lahan 1,6 juta hektare, yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2000, ekowisata telah menjadi penghasil devisa terbesar ketiga di negara ini.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: