Menghapus Pohon di Kepala

Mencari Longsor di Mata Ayah   hujan tak mengizinkan keluar rumah. mereka berdiri di depan pintu jadi tombak ayah gelisah, kopi sedang memerah rindu di kebun. hujan menyulap tikus lebih la...

Menghapus Pohon di Kepala
Bacakan Artikel

Mencari Longsor di Mata Ayah


 

hujan tak mengizinkan keluar rumah. mereka berdiri di depan pintu jadi tombak

ayah gelisah, kopi sedang memerah rindu di kebun. hujan menyulap tikus lebih lapar dan rakus. kopi-kopi itu akan dilahap. jatuh ke tanah jadi pallangnga'

atau dicuri air hujan, dibawa ke sungai. lalu tiba di laut sebagai mata ikan.

setiap hujan tiba memainkan musiknya di atap rumah. ibu selalu gagal tidur. telinganya acap menangkap suara tanah longsor.

ketika pagi, ia akan bercerita dan menerka-nerka, di bagian mana longsor itu terjadi

aku akan mengecek media sosial, mata segala mata, mulut segala mulut itu selalu mengabarkan banyak perihal

ayah menatap keluar jendela. diseruputnya kopi yang telah dingin itu. matanya menjadi merah kopi yang berjatuhan dalam hujan dimakan tikus

dan ibu akan menatap mata ayah, mencari longsor di sana.

2024

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2