Menebar Pesan Menohok Botchan kepada Para Pemburu Satwa Liar

Klikhijau.com –  Pesan kebaikan sesungguhnya bisa ditemukan di mana saja. Termasuk dalam karya  sastra. Karena sifat sastra sendiri adalah penyampai pesan kepada pembaca. Sastra juga merupakan potret...

Menebar Pesan Menohok Botchan kepada Para Pemburu Satwa Liar
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Nilai moral dan kepribadian Botchan memang menarik untuk ditelusuri dan diteladani, ia rela menderita demi menjunjung  tinggi nilai kejujuran.

Ia juga tidak tega menyakiti orang lain dengan cara berpura-pura baik. Bahkan dalam hal berburu satwa pun, Botchan tidak pernah setuju. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan dengan tujuan  untuk memuaskan nafsu keserakahan manusia.

Berburu dan memancing itu kejam

Sikap itu bisa kita temukan dalam kutipan novel Botchan pada halaman 77, yakni:

“Semua orang yang memancing dan berburu adalah manusia kejam. Kalau tidak, mereka tidak akan menikmati kegiatan mengambil nyawa. Secara logika saja, bahkan ikan dan burung pasti lebih memilih hidup daripada mati. Berbeda masalahnya bila kau harus memancing dan berburu untuk hidup, tapi bila manusia yang sudah hidup nyaman harus membunuh makhluk hidup lain sebelum bisa tidur nyenyak, bagiku itu kelewatan memanjakan diri.”

Pesan itu rasanya memang menohok, khususnya bagi para pemancing dan pemburu. Banyak di antara mereka yang melakukannya karena hobi. Dan tidak merasa bersalah sedikit pun setelah menghilangkan nyawa makhlkuk hidup yang lain.

Bagi Botchan itu adalah kekejaman. Karena bagaimanapun menghilangkan nyawa  makhluk hidup  dengan alasan kesenangan atau hobi semata tidak bisa dibenarkan.

Burung, ikan atau satwa liar lainnya juga berhak hidup seperti manusia. Ia hanya boleh diburu jika itu kepentingan untuk hidup, pun caranya tidak boleh berlebihan, seperlunya saja.

Namun, kenyataannya sekarang ini. Banyak manusia berburu dan memancing bukan untuk keperluan hidupnya, karena banyak di antara para pemburu itu telah hidup serba berkecukupan, yang meski tidak pergi memancing atau berburu mereka akan tetap hidup dengan nyaman.

Karena itu, pesan dalam novel Botchan kiranya perlu ditebarkan, agar tercipta kesadaran untuk tidak berburu satwa liar dan memancing ikan secara berlebihan. Bagaimanapun, ikan dan burung akan lebih memilih hidup daripada mati, sama halnya dengan manusia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2