Mencegah Sampah Plastik ke Laut, Realistis atau Utopis?

Klikhijau.com โ€“ Sampah plastik yang bergentayangan di laut telah menjadi tragedi di bumi. Di satu sisi, semakin banyak orang, komunitas bahkan Pemerintah membuat aksi pengurangan sampah; di sisi yang...

Mencegah Sampah Plastik ke Laut, Realistis atau Utopis?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Sampah plastik yang bergentayangan di laut telah menjadi tragedi di bumi. Di satu sisi, semakin banyak orang, komunitas bahkan Pemerintah membuat aksi pengurangan sampah; di sisi yang lain masih ada pula jutaan orang yang tak perduli dengan tetap membuang ย sampahnya sembarangan.

Di balik itu semua, kolaborasi dan aksi harus terus disuarakan. Di Indonesia, upaya itu semakin diperkuat diantaranya melalui pembentukan Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL). Tim ini bekerja untuk menghimpun program kolaboratif demi mengurangi sampah plastik di laut.

Pada sebuah Webinar yang digelar TKN PSL, Kamis 16 Juli 2020, permasalahan ini dibahas dengan tema: โ€œMencegah Sampah Plastik: Upaya Kota-Kota di Indonesia untuk mengurangi Sampah Plastik Sekali Pakaiโ€.

Webinar ini menampilkan para pemimpin daerah yang telah berhasil mengurangi sampah plastik sekali pakai, antara lain Gubernur Bali, Gubernur DKI Jakarta, Walikota Banjarmasin, Gubernur DKI Jakarta, dan Walikota Bogor.

[irp]

Webinar yang diikuti sekitar 1600 orang ini, juga menampilkan Direktur Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik sebagai wakil dari gerakan masyarakat.

Acara ini dibuka oleh Ketua Tim Pelaksana Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut (RAN PSL), Rosa Vivien Ratnawati yang juga sebagai Direkturย  Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Langkah strategis pemerintah daerah

Indonesia telah mempunyai target pengurangan sampah plastik di laut sebesar 70 persen pada tahun 2025. Sampah plastik yang ada di laut bersumber dari aktivitas manusia di laut di samping juga kebocoran dari sampah plastik yang bersumber dari daratan yang masuk ke sungai dan akhirnya ke laut.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) disebutkan bahwa jumlah sampah laut di Indonesia, khususnya sampah plastik, mencapai 590 ribu ton per tahun.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: