Membawa Anak Imunisasi di Masa Pandemi, Ini Perlu Dilakukan!

Klikhijau.com – Pelaksanaan imunisasi telah menjadi hal penting bagi seorang anak. Karenanya, pemerintah tetap menggaungkan pentingnya imunisasi, bahkan saat pandemi Covid-19 belum reda. Dengan imu...

Membawa Anak Imunisasi di Masa Pandemi, Ini Perlu Dilakukan!
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Pelaksanaan imunisasi telah menjadi hal penting bagi seorang anak. Karenanya, pemerintah tetap menggaungkan pentingnya imunisasi, bahkan saat pandemi Covid-19 belum reda.

Dengan imunisasi, pemerintah telah melakukan langkah penting untuk memastikan setiap anak atau kelompok rentan terlindungi dari penyakit berbahaya.

Di Indonesia ada peraturan khusus mengenai hal ini. Peraturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.42 Tahun 2013 dan No.12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi.

Pada peraturan itu pula  disebutkan ada lima imunisasi wajib yang harus diperoleh si kecil, yaitu:



  • Imunisasi polio



Imunisasi ini memiliki tujuan agar terhindar dari penyakit polio. Penyakit jenis ini merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus.

Virus ini menyerang sistem saraf di otak dan saraf tulang belakang. Jika telah parah bisa berakibat lebih fatal karena akan menyebabkan meningitis, kelumpuhan, sesak napas hingga kematian. Dengan adanya imunisasi, maka penyakit dapat ini dapat dicegah.



  • Imunisasi BCG



Penyakit TB adalah salah satu penyakit berbahaya. Ia menyerang saluran pernapasan, tulang, otot, kulit, kelenjar getah bening, otak, saluran cerna, dan ginjal.

Pelaksanaan imunisasi ini untuk melindungi tubuh dari kuman penyebab penyakit tuberkulosis atau TB, yang hanya  dilakukan satu kali saat bayi berusia dua sampai tiga bulan.



  • Imunisasi hepatitis B



Tujuan pelaksanaanya sangat jelas, yakni untuk mencegah penyakit hepatitis B. Penyakit ini masih banyak ditemukan di tanah air.

Dengan adanya imunisasi hepatitis B ini, diharapkan bisa mencegah infeksi hati yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti sirosis dan kanker hati. Jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin hepatitis B.



  • Imunisasi DPT-HB-HiB



Manfaatnya, yaitu dapat memberikan perlindungan terhadap enam penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis (radang otak).


  •  Imunisasi campak



Pelaksanaannya dilakukan 3 kali, yakni  saat anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Tujuan dari  imunisasi campak, sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit campak berat yang dapat menyebabkan pneumonia, diare, dan radang otak (ensefalitis).

Dengan adanya imunisasi wajib tersebut, diharapkan anak Indonesia bisa tumbuh lebih sehat. Namun, saat sekarang ini ada tantangan yang harus dihadapi para orang tua jika ingin membawa anaknya ke tempat imunisasi.

Apalagi jika bukan pandemi Covid-19. Dengan adanya pandemi, orang tua tentu merasa khawatir dan takut membawa anaknya. Sebab bisa membahayakan si anak dan orang tua sendiri. Serangan virus corona bisa saja datang meneror.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2