Mahasiswa Unhas Ciptakan Alat Pengering Rumput Laut yang Lebih Efisien dan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan pengabdian masyarakat kepada warga Desa Borongloe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Para mahasiswa yang terdiri dari del...

Mahasiswa Unhas Ciptakan Alat Pengering Rumput Laut yang Lebih  Efisien dan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

[irp]

Kedua dusun tersebut mayoritas pekerjaan warganya adalah petani rumput laut. Selam aini proses pengeringan rumput laut yang dilakukan oleh warga masih menggunakan metode tradisional, yaitu memanfaatkan terpal dan matahari sehingga proses pengeringan memerlukan waktu hingga 2-3 hari lamanya.

Pada musim hujan pengeringan rumput laut terhambat dengan minimnya cahaya matahari, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama. Maka dari itu, tim mahasiswa pengabdian kepada masyarakat Unhas menginisiasi program alat pengering tersebut.

Alat pengering rumput laut yang dirancang oleh tim ini mampu mempercepat proses pengeringan, dengan mengurangi ketergantungan pada cuaca dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar.

[irp]

Desainnya yang sederhana dan mudah diaplikasikan pada alat tersebut diharapkan dapat membantu para petani rumput laut dalam meningkatkan efisiensi kerja mereka dan mengurangi potensi kerugian akibat cuaca yang tidak menentu.

Menurut Imran Y.A Abulibda, inovasi ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada keberlanjutan penggunaan alat oleh masyarakat.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: