Literasi Mengenai Satwa Liar Minim di Ruang Publik

Klikhijau.com โ€“ Pengenalan mengenai satwa liar khususnya yang khas dan endemik Indonesia sangat minim di ruang publik. Ini sangat ironi, sebab faktanya Indonesia merupakan negara mega biodiversity ter...

Literasi Mengenai Satwa Liar Minim di Ruang Publik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Pengenalan mengenai satwa liar khususnya yang khas dan endemik Indonesia sangat minim di ruang publik. Ini sangat ironi, sebab faktanya Indonesia merupakan negara mega biodiversity terbesar kedua di dunia.

Indonesia bahkan diketahui memiliki ribuan spesies kunci yang hanya bisa ditemukan di Indonesia. Sayangnya, ancaman kepunahan satwa liar menghantui keanekaragaman hayati tersebut. Selain karena kerusakan hutan dan dampak perubahan iklim, perburuan liar serta konflik antara satwa liar dengan manusia terus merajalela.

Pada sisi yang lain literasi mengenai satwa liar sangatlah minim. Bahkan, di ruang pendidikan formal misalnya, edukasi konservasi juga sangat terbatas. Informasi-informasi yang didapatkan siswa masih sebatas teori dan pengenalan secara umum.

Pegiat konservasi yang juga seorang Polisi Hutan (Polhut) dari Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Akhmad David Kurnia Putra mengamini hal tersebut.

Pada sebuah diskusi internal dalam pertemuan alumni Bekal Pemimpin 2021 yang digelar United in Diversity (UID) di Bali, David menuturkan kekhawatirannya perihal minimnya literasi mengenai satwa liar endemik di ruang publik maupun di pendidikan formal.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: