Komunitas Peduli Sungai Bengawan Solo Hilir Jalin Kolaborasi Atasi Sampah dan Banjir

Klikhijau.com - Komunitas Peduli Sungai (KPS) berkolaborasi dengan pemerintah dalam diskusi menangani sampah dan banjir di Bengawan Solo Hilir yang dilaksanakan Desa Meluwur, Kabupaten Lamongan. Se...

Komunitas Peduli Sungai Bengawan Solo Hilir Jalin Kolaborasi Atasi Sampah dan Banjir
Bacakan Artikel

Ketua Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan, Gunadi menyampaikan bahwa setidaknya ada 4 titik banjir yang ada di Lamongan, yaitu Kota Lamongan, Kota Babat, Pantura, dan Bengawan Jero.

"Dengan adanya 26 KPS yang ada di hilir Bengawan Solo bisa muncul secara sukarela untuk pengendalian banjir dan sampah,โ€ ujarnya

Sementara Tonis Afrianto, Pegiat Zero Waste ECOTON menekankan pentingnya kawasan merdeka sampah sebagai salah satu solusi menangani banjir.

"Indonesia masih menghadapi permasalahan sampah yang hanya ditumpuk. Hanya 9,14% masyarakat yang memilah sampah. Seharusnya masalah sampah bisa dikelola dari rumah sehingga tidak ada yang buang sampah di sungai sebagai salah satu penyebab banjir," ujarnya.

[irp]

Pentingnya kolaborasi antar pihak

Prof. Floris Boogaard dari Hanze University Netherlands juga turut hadir dan menyampaikan Adaptasi krisis iklim dan pencegahan banjir dengan nature-based solutions yang ada di Belanda.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: