KLHK Kukuhkan Tiga Profesor Riset, Ini Kiprah dan Gagasannya!

Klikhijau.com - Tiga Peneliti dari Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) KLHK dikukuhkan sebagai Profesor Riset baru. Mereka adalah Hendra Gunawan dan Raden Garsetiasih dari bidang konserva...

KLHK Kukuhkan Tiga Profesor Riset, Ini Kiprah dan Gagasannya!
Bacakan Artikel

Sebelum dikukuhkan, Profesor Riset Suharti merupakan Peneliti Ahli Utama bidang Ekonomi dan Sosial Kehutanan di Pusat Litbang Hutan BLI KLHK. Beliau telah menghasilkan 79 karya tulis ilmiah dan 36 publikasi, serta aktif berkiprah sebagai tim riset kerja sama dengan berbagai instansi seperti ICRAF, KIPCCF, KOICA, ITTO, Waseda University, MIE University, ICBG, dan AFoCO.

[irp posts="6540" name="Tinjauan Kebijakan Pertumbuhan Hijau Indonesia Sajikan 49 Rekomendasi, Begini Isinya!"]

Raden Garsetiasih

Yang terakhir adalah Raden Garsetiasih. Dalam pengukuhan Profesor Risetnya, Raden melakukan orasi ilmiah dengan judul โ€œResolusi Konflik Manusia Dengan Satwa Liar Melalui Pengelolaan Kolaboratifโ€.

Wanita yang lahir di Purwakarta 56 tahun yang lalu ini, menyampaikan hasil kajiannya yang mencakup perkembangan resolusi konflik antara manusia dengan satwa liar. Faktor-faktor penyebab, dampak, strategi implementasi, dan kelembagaan serta implikasi kebijakan.

"Dalam meminimalisasi konflik manusia dengan satwa liar diperlukan sistem pengelolaan secara kolaboratif. Selain mempertimbangkan aspek ekologi, juga aspek sosial, budaya dan ekonomi masyarakat sekitar hutan," ujar Profesor Riset Garsetiasih.

Profesor Riset Garsetiarsih juga menjelaskan terkait strategi implementasi resolusi konflik secara kolaboratif. Yaitu melalui konservasi in situ (pembinaan habitat alaminya), konservasi ex situ (penangkaran), serta pengembangan ekowisata satwa liar dan ekosistemnya.

Disebutkan jika strategi konservasi in situ khususnya untuk satwa liar mamalia besar seperti gajah, perlu dilakukan pengelolaan berdasarkan tata ruang kawasan. Pembangunan koridor atau stepping stone, pengayaan jenis-jenis pakan, pengendalian spesies invasif dan lain sebagainya.

[irp posts="6213" name="Negara-Negara Harus Menghentikan Deforestasi Secara Penuh pada Tahun 2020"]

Sementara itu jika dilakukan konservasi ex situ maka diarahkan untuk jenis-jenis satwa yang mempunyai potensi. Untuk dikembangkan sebagai sumber protein hewani melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: