Kisah “Pertemuan” dengan Anoa

Klikhijau.com – Sore hari. Segelas kopi kahayya tanpa gula. Membuatnya tampak istimewa. Kopi itu tersaji di beranda rumah kayu Puang Appi. Segelas kopi itu mengiringi perbincangan kami. Puang Appi,...

Kisah “Pertemuan” dengan Anoa
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Sore hari. Segelas kopi kahayya tanpa gula. Membuatnya tampak istimewa. Kopi itu tersaji di beranda rumah kayu Puang Appi.

Segelas kopi itu mengiringi perbincangan kami. Puang Appi, yang memperkirakan umurnya telah menyentuh angka 80 tahun itu. Masih terlihat bugar dan kuat.

Usia yang telah terbilang senja itu, tak membuatnya berpangku tangan dengan hanya tinggal di rumah. Sebagai orang yang beraktivitas berat sejak kecil—sebagai petani. Membuatnya enggan diperas rasa malas.

Bahkan di usianya yang tak lagi mudah itu. Ia masih sering naik ke borong (hutan) yang harus ditempuh hampir setengah hari dari rumahnya di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Bulukumba.

Puang Appi, selain bertani, ia memiliki hobi yang lain, yakni murang atau berburu. Hobi itu pula yang mengantarnya memelihara banyak anjing.

Anjing-anjing itulah yang membantunya saat berburu babi—hama paling meresahkan di Kahayya. Saat masuk atau naik ke hutan berburu babi atau mencari madu. Hal tak terduga kadang ia temukan. Bukan babi atau madu, tapi soko.

Soko adalah nama lokal dari anoa. Satwa endemik Sulawesi yang pernah diklaim punah itu. Namun, kepunahan itu terbantah saat jejak kaki dan feces (kotoran) ditemukan di taman hutan rakyat (tahura) Abdul Latief Sinjai, 21 Oktober 2022 lalu.

Keberadaan anoa tidak hanya di Sinjai saja, tetapi juga di Bulukumba. Hal itu dibuktikan dengan adanya beberapa warga di Desa Kahayya dan Kindang yang pernah menangkap anoa.

“Masih banyak,” ujar Puang Appi, Jumat, 27 Oktober lalu.

Bantahan Puang Appi itu cukup berasalan, sebab bulan September lalu. Ia bersama 5 warga Kahayya berhasil menangkap tiga ekor anoa.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2