Kisah Bestie, dari Perangkap Kandang Jebak Menuju Zona Inti TN Gunung Leuser

Klikhijau.com โ€“ Setelah disurvei, ternyata zona inti Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dihuni beragam satwa, di antaranya kijang dan kambing hutan. Keberadaan satwa-satwa tersebut jadi makanan em...

Kisah Bestie, dari Perangkap Kandang Jebak Menuju Zona Inti TN Gunung Leuser
Bacakan Artikel

Pelepasliaran ini merupakan kolaborasi berbagai pihak : Direktorat KKH Ditjen KSDAE, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar TN Gunung Leuser, Balai KSDA Aceh, Bupati Gayo Lues, Kapolres Gayo Lues, Dandim Gayo Lues, Bandara Blangkejeren, Yayasan Parsamuhuan Bodhicitta Mandala Medan, PT. Agincourt Resources, Forum Konservasi Leuser (FKL), Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Program,Leuser Partnership Program, OIC, serta media.

KLHK selalu berkomitmen untuk menyelamatkan satwa yang terancam punah (harimau sumatera) dari ancaman. Bukti nyata keseriusan KLHK seperti secara berkala melakukan survey lokasi-lokasi keberadaan harimau sumatera sebanyak 121 grid se-Sumatera Utara (termasuk didalamnya TNGL 23 grid dan TNBG 12 grid), membangun areal khusus untuk habituasi (Sanctuary Harimau Sumatera) sebelum dilepaliarkan ke alam, membentuk tim mitigasi konflik harimau sumatera bersama masyarakat. KLHK juga berharap semua pihak dapat ikut melestarikan satwa dilindungi di Indonesia. (*)

[irp]

 

Pilih Halaman: