Hari Keanekaragaman Hayati, Klikhijau, Tandabaca dan MTs Kindang Hadirkan Solusi dari Tingkat Tapak

Klikhijau.com - Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional (International Day for Biological Diversity), Tandabaca dan Klikhijau menggelar serangkaian kegiatan edukasi lingkungan yang berpu...

Hari Keanekaragaman Hayati, Klikhijau, Tandabaca dan MTs Kindang Hadirkan Solusi dari Tingkat Tapak
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional (International Day for Biological Diversity), Tandabaca dan Klikhijau menggelar serangkaian kegiatan edukasi lingkungan yang berpusat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Tanda Baca, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu 23 Mei 2026.

Mengusung tema "Harmony with Nature, Sustainable Future for All"  dengan melibatkan Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah Madrasah Tsanawiyah Swasta (OSIM MTs.S) Kindang, Bulukumba. Momentum ini menjadi ruang refleksi lokal di tengah keprihatinan global atas menyusutnya penopang kehidupan bumi secara drastis akibat krisis antropogenik.

Kolaborasi yang dirancang untuk membangun kesadaran ekologis generasi muda. Talk Season About Biodiversity, sebuah ruang diskusi interaktif untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inspirasi mengenai pentingnya menjaga stabilitas ekosistem dan keanekaragaman hayati demi masa depan.

[irp]

Dalam sesi diskusi Talk Season tersebut, Direktur KlikHijau, Anis Kurniawan, hadir langsung membawakan sharing session yang mengulas betapa pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita.

Di hadapan para peserta dan pengurus OSIM MTs.S Kindang, Anis memantik kesadaran mereka dengan sebuah pertanyaan reflektif yang sederhana namun mendalam. Ia menantang kepekaan para pelajar mengenai keberadaan tumbuhan yang sering dianggap sepele dalam kehidupan sehari-hari.

"Siapa yang pernah menyadari bahwa rumput itu penting? Coba, siapa di antara kita yang pernah menyangka bahwa rumput sekecil itu memiliki peran yang luar biasa besar bagi ekosistem kita?" tanya Anis, yang juga mahasiswa Doktoral Ilmu Lingkungan Unhas, memancing respons interaktif dari para peserta.

Satwa Burung adalah Petani Terbaik

Menurut Anis, manusia sering kali melewatkan banyak hal penting perihal fungsi ekologis tanaman bawah (understory plants) dan satwa liar.

Ia mencontohkan bagaimana burung-burung di alam bebas sebenarnya memegang peran krusial yang berkontribusi besar dalam keberlangsungan hidup manusia.

Burung layak dinobatkan sebagai petani terbaik di bumi karena secara alami mereka melakukan revegetasi hutan, menanam pohon lewat biji-bijian yang mereka sebar melalui kotorannya (zookori), hingga menjadi pemangsa alami bagi hama pertanian yang menjaga keseimbangan pangan manusia.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2