Kisah Baco, Paruh Baya Pejuang Sampah di Pesisir Pantama Kajang

Klikhijau.com - Baco, sapaan akrab pria paruh baya yang bermukim di pesisir Dusun Lombok, Desa Pantama, Kecamatan Kajang. Kesehariannya adalah mengumpulkan sampah plastik yang hanyut terbawa ombak saa...

Kisah Baco, Paruh Baya Pejuang Sampah di Pesisir Pantama Kajang
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Baco, sapaan akrab pria paruh baya yang bermukim di pesisir Dusun Lombok, Desa Pantama, Kecamatan Kajang. Kesehariannya adalah mengumpulkan sampah plastik yang hanyut terbawa ombak saat air laut sedang pasang.

Meski tak lagi muda, Baco selalu semangat menyusuri pinggiran pantai di sekitaran rumahnya. Satu persatu sampah dikumpulnya ke dalam karung yang ditentengnya. Pencarian sampah hampir tiap hari disepanjang pagi atau sore saat air laut naik. Begitulah dia menceritakan rutinitasnya.

Saat kami sambangi di rumahnya yang sangat sederhana, Baco tengah sibuk berjibaku dengan sampah. Dia yang berada di belakang rumahnya yang rindang dengan pepohonan kelapa, sedang membersihkan plastik hasil pulungannya. Plastik tersebut dipadatkan sehingga tidak banyak mengambil tempat.

"Biasanya 10 hari datang mas-mas ambil (beli)," katanya dalam bahasa daerah setempat (Konjo), beberapa waktu lalu.

Baco tinggal sendiri, istrinya beberapa tahun lalu meninggal dunia. Sementara anak-anaknya telah berkeluarga dan jarang menemaninya. Di usia yang makin tua, dia hanya perlu banyak menggerakkan tubuhnya, agar lebih bermanfaat dia memilih mengumpulkan sampah plastik.

[irp]

Kegiatan yang awalnya hanya sebagai iseng-iseng saja, rupanya membawa berkah rezeki baginya. Berawal dari keprihatinan terhadap sampah laut yang dikumpulkan untuk dimusnahkan. Namun tak lama setelahnya, dia berkenalan dengan pengepul plastik.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: