Kepungan Bencana di Sulsel, Sebuah Penanda Indonesia Sedang Sakit Parah

Klikhijau. com - Air mata luka dan duka Indonesia akibat bencana alam masih terus menetes. Seolah menolak untuk kering, duka itu terus menjalar, menerjang dengan korban yang tidak sedikit. Masih sa...

Kepungan Bencana di Sulsel, Sebuah Penanda Indonesia Sedang Sakit Parah
Bacakan Artikel

[irp]

Sebarkan bantuan agar beban derita bisa berkurang

BNPB adalah salah satu instansi yang bergerak menyerahkan bantuan dana siap pakai sebanyak 1 miliar rupiah untuk operasional keposkoan dan darurat bagi BPBD.

Bantuan itu tidak ditumpuk di satu titik bencana, tapi BNPB menyebarkannya kebeberapa titik, agar beban derita bisa berkurang secara bersama-sama, Jeneponto mendapat 250 juta, Gowa Rp 250 juta, Maros Rp 250 juta dan Kota Makassar Rp 250 juta. Selain itu bantuan logistik juga dikirimkan.

โ€œMasyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Januari hingga Februari adalah puncak hujan sebagian besar wilayah di Indonesia. Lakukan langkah-langkah antisipasi dalam skala individu, keluarga dan komunitas,โ€ pintanya.

Dampak ย bencana banjir, longsor, dan puting beliung hampir menyebar di seluruhย  wilayah Sulawesi Selatan, coba perhatikan datanya:

Kabupaten Gowa meliputi 16 orang meninggal dunia, 21 orang hilang, 46 luka, 2.121 orang mengungsi, 10 unit rumah rusak (5 rusak berat dan 5 tertimbun), 604 unit rumah terendam, dan 1 jembatan rusak.

Kota Makassar, sebanyak 2.942 orang terdampak, 1.000 orang mengungsi, dan 477 rumah terendam banjir.


  • Kabupaten Soppeng terdapat 1.672 ha sawah terendam. Pendataan masih dilakukan.

  • Kabupaten Jeneponto meliputi 10 orang meninggal dunia, 3 orang hilang, 51 rumah rusak (32 hanyut, 19 rusak berat.

  • Kabupaten Barru meliputi 2 unit pasar, 1 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas pemerintahan.

  • Kabupaten Wajo sebanyak 1.683 orang terdampak, 1.198 rumah terendam, 1.412 ha sawah terendam, 8 jembatan rusak, 4 fasilitas peribadatan rusak, 11 fasilitas pendidikan rusak.

  • Kabupaten Maros terdapat 4 orang meninggal dunia, 1.200 orang terdampak, 200 orang mengungsi, 400 unit rumah terendam, 8.349 ha sawah, 1 fasilitas peribadatan.

  • Kabupaten Bantaeng 1 unit rumah rusak sedang.

  • Kabupaten Sindrap terdapat 1 kk terdampak, 1 unit rumah rusak sedang.

  • Kabupaten Pangkep terdapat 1 orang hilang, 1 luka-luka, 28 rumah (1 rusak berat, 12 rusak ringan, 15 terendam), 1 fasilitas peribadatan, 1 fasilitas sekolah rusak.


Harapan dan doa kita semua, semoga air mata duka Indonesia, khususnya di Sulsel segera kering, bencana ingat cara berhenti, agar kita semua baik-baik saja.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: