Kepungan Bencana di Sulsel, Sebuah Penanda Indonesia Sedang Sakit Parah

Klikhijau. com - Air mata luka dan duka Indonesia akibat bencana alam masih terus menetes. Seolah menolak untuk kering, duka itu terus menjalar, menerjang dengan korban yang tidak sedikit. Masih sa...

Kepungan Bencana di Sulsel, Sebuah Penanda Indonesia Sedang Sakit Parah
Bacakan Artikel

โ€œSebanyak 30 orang meninggal, 25 orang hilang, 47 Orang Luka-luka, 5.825 orang terdampar, 3.321 orang mengungsi.โ€ ungkap ย Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain duka orang yang meninggal, hilang, luka-luka, yang terdampar hingga yang mengungsi. Bencana tersebut juga merusak 74 unit rumah yang terdiri dari 32 unit hanyut, 25 rusak berat, 2 rusak sedang, 12 rusak ringan, dan 5 tertimbun, dan 2.694 unit rumah terendam.

Kisah pilu itu, kisah yang membuat perih, membuat mata sembap air mata juga merendam 11.433 hektar sawah, merusak ย 9 jembatan dan 2 pasar. Bukan hanya itu, 6 unit fasilitas peribadatan pun diacak-acak serta 13 unit sekolah rusak.

Sutopo menjelaskan bahwa data seperti yang tertulis di atas itu, masih sementara kemungkinan berubah masih sangat mungkin. Sebab, pendataan masih dilakukan oleh BPBD dan unsur lainnya.

โ€œEvakuasi, pencarian, penyelamatan korban dan penanganan pengungsi serta masyarakat yang terdampak banjir terus diintensifkan. Di beberapa tempat banjir mulai surut. Debit aliran dari Waduk Bili-Bili juga makin berkurang,โ€ tuturnya.

Bencana yang bertamu di Sulsel tersebut, menggerakkan nurani banyak orang dan instansi untuk membantu meringangkan beban sesama.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: