Kencur, Khasiatnya untuk Pengobatan dan Cara Mengolahnya

Klikhijau.com – Kencur (Kaempferia galanga L) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal sejak lama sebagai herbal tradisional kaya khasiat. Tanaman ini tergolong dalam famili jahe-jahean Zingiberaceae...

Kencur, Khasiatnya untuk Pengobatan dan Cara Mengolahnya
Bacakan Artikel

Family                  : Zingiberaceae

Genus                   : Kaempferia

Species                 : Kaemferia galangal

Morfologi Tanaman

Kencur memiliki batang berbentuk basal yang memiliki ukuran kurang lebih 20 cm yang tumbuh dalam rumpun. Daunnya berwarna hijau berbentuk tunggal yang pinggir daunnya berwarna merah kecoklatan.

Bentuk dari daun kencur menjorong ada yang menjorong lebar dan ada juga yang berbentuk bundar, yang panjangnya mencapai 7-15 cm, lebar 2-8 cm, dengan ujung daun runcing pangkai berkeluk dan tepi daun rata.

Untuk permukaan daun bagian atas tidak mempunyai bulu tetapi pada bagian bawah memiliki bulu yang halus. Kemudian untuk tangkai daun sedikit pendekmemiliki ukuran berkisar antara 3-10 cm yang terbenam di dalam tanah, mempunyai panjang berkisar 2-4 cm yang memiliki warna putih.

Jumlah daun pada tanaman herbal ini tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan yang saling berhadapan. Mempunyai Bungan yang tunggak yang berbentuk seperti terompet dengan panjang bunga 3-5 cm.

Adapun untuk rimpangnya memiliki ukuran yang pendek berbentuk seperti jari yang tumpul dengan warna coklat lalu pada bagian kulit rimpang kemcur memiliki warna coklat yang mengkilat, dengan bau khas yang dikeluarkan oleh rimpang kencur.

Khasiat kencur

Kencur memiliki manfaat untuk pengobatan yang apabila dicampurkan dengan bahan lain seperti minyak kelapa yang dapat meredekan kaki yang keseleo. Kencur sendiri apabila sudah diolah menjadi minuman seperti beras kencur dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan menghilangkan masuk angin.

Kencur mengandung beberapa senyawa penting seperti minyak atsiri, saponin, flavonoid, polifenol yang diketahui memiliki banyak manfaat (Setyawan 2012). Senyawa obat salah satunnya ditemukan dari tanaman herbal, yaitu tanaman bahan baku obat herbal yang memiliki kandungan metabolit sekunder.

Metabolit sekunder didefinisikan sebagai senyawa yang dihasilkan atau disintesis dari tanaman yang sering digunakan sebagai pertahanan yang ditemukan pada tanaman yang spesifik sehingga metabolit sekunder hanya terjadi pada saat kondisi tertentu dengan jumlah yang sedikit (Setyawan 2012).

Kandungan senyawa yang terdapat di dalam rimpang kencur salah satunya adalah Etil parametoksisinamat (EPMS) senyawa ini merupakan senyawa yang paling besar atau yang paling banyak jumlahnya yang ada di dalam rimpang kencur. Senyawa Etil parametoksinamat sering dipakai sebagai bahan penelitian karena memiliki manfaat sebagai salah satu bahan dasar sediaan kosmetik yaitu tabir surya (pelindung kulit dari sengatan sinar matahari) selain itu juga terdapat beberapa penelitian yang menyatakan bahwa kencur memiliki aktivitas sebagai obat asma, anti jamur dan antibakteri (Hudha, et al 2017).

Berikut adalah beberapa unsur dan khasiat tanaman kencur:


  • Expentorasia, bermanfaat untuk menyembuhkan batuk berdahak. Kencur berkhasiat diantaranya dapat mengencerkan dan mempermudah keluarnya dahak.

  • Dinretioca, membantu proses pengeluaran air kencing.

  • Carminativa, membantu proses pengeluaran angin dari dalam perut akibat perut kembung atau masuk angin.

  • Stimulansia, untuk membantu membangkitkan gairah atau memberikan rangsangan seksual.

  • Protection, untuk memberikan perlindungan pada pakaian atau buku dari gangguan serangga.


Cara mengolahnya



  • Batuk



Untuk mengatasi batuk, berikut resep sederhana yang bisa dilakukan: rimpang kencur 1 jari (jangan dibuang kulitnya) dicuci bersih lalu dikunyah halus-halus dengan dicampur sedikit garam kemudian ditelan meminum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Resep lainnya adalah rimpang kencur 2 jari, bawang merah 8 butir, buah kapolaga 3 buah, buah kelengkeng 8 buah, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun jinten ½ genggam, rimpang jahe 1 jari. Semua bahan tersebut dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dalam air bersih 3 gelas hingga setengahnya kemudian ditambahkan madu murni 4 sendok makan. Diminum 3 kali sehari sebanyak ½ gelas.



  • Masuk angin



Rimpang kencur ¾ jari, jahe ½ jari, tempurung ½ jari, gangle 1/3 hari, adas ½ jari sendok teh dan gula aren secukupnya. Semua bahan kecuali gula aren dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya kemudian direbus dalam 4 gelas air bersih hingga tersisa 3 gelas. Diminum 3 kali sehari sebanyak ½ gelas.

Cara lainnya adalah rimpang kencur ½ jari dicuci bersih, dikunyah dengan garam secukupnya sesudah halus lalu ditelan meminum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.



  • Radang lambung



Rimpang kencur 1 jari, putik mengkudu 15 buah, rimpang lengkuas ¾ jari, lempuyang ½ jari, temulawak ¾ jari, jahe ½ jari, bangle ½ jari. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya lalu direbus dengan 4 gelas air putih hingga tersisa ½ nya. Setelah dingin, airnya disaring lalu diminum 3 kali sehari ¾ gelas.


  • Keracunan udang



Bila mengalami keracunan udang, kencur dapat dimanfaatkan untuk mengobati efek keracunan. Caranya adalah ambil kencur ¾ jari, daun bidara laut ¼ genggam dan daun kaki kuda 1/3 genggam serta gula aren secukupnya. Bahan-bahan (kecuali gula aren) dipotong-potong lalu direbus  dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa ¾ gelas nya, kemudian diminum  1-2 kali sehari ¾ gelas.


  • Luka bernanah dan borok



Ambil rimpang kencur 2 jari dicuci dan diparut, lalu dicampur dengan 4 sendok makan air putih lalu diperas, air perasannya diteteskan pada luka atau dapat digunakan untuk mencuci pada luka bernanah.

Itulah khasiat kencur dan resep mengolahnya untuk ragam pengobatan, semoga bermanfaat!

Sumber:

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2