Kisah Si Bawang Merah yang Jahat Ternyata Kaya Akan Manfaat

Publish by -354 kali dilihat
Penulis: Ahmad Muthahir
Kisah Si Bawang Merah yang Jahat Ternyata Kaya Akan Manfaat
Bawang Merah - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Memulai ulasan kali ini, saya jadi ingat kisah si bawang merah dan si bawang putih. Dalam cerita itu, bawang putih merupakan tokoh protagonis. Sementara bawang merah jadi antagonis.

Bawang putih sifatnya baik, suka mengalah nan sabar. Sedangkan, bawang merah sifatnya licik, suka marah dan sangat jahat pada bawang putih.

Dengan sifatnya yang jahat seperti itu, sudah sangat pantas kalau harga bawang merah biasanya lebih mahal dibandingkan dengan bawang putih di pasar. Tetapi sesama bumbu dapur, kita juga tidak bisa menggantikan fungsi bawang putih dengan bawang merah.

Walau sama bawang, fungsi keduanya beda. Bawang putih merupakan bumbu primer yang wajib ada di dapur karena digunakan di setiap masakan. Sementara bawang merah bumbu sekunder yang jika tidak ada, masakan akan tetap jadi.

Ini berlaku misalnya pada masakan seperti sop atau masakan yang berkuah lainnya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hampir semua makanan Indonesia menggunakan bawang merah sebagai salah satu bumbu masakan utama dalam berbagai resepnya.

KLIK INI:  Pohon Pule, Pohon Keramat dengan Sejuta Manfaat Bagi Kesehatan

Di kampung saya di Selatan Sulawesi Selatan, bumbu dapur yang satu ini dinamai lasuna. Dengan kisah jahat yang melekat di kepala saya waktu kecil, membuat saya meyakini alasan ibu menangis setiap kali mengiris lasuna tersebut.

Nyatanya semua itu salah, menurut penelitian dari beberapa sumber, terdapat senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat jaringan bawang merah diiris, yang kemudian menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Sejarah bawang merah

Tanaman bernama ilmiah Allium cepa L. ini adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari IranPakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya. Tetapi kemudian menyebar ke pelbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis.

Terdapat kesamaan cara pandang bahwa bawang merah merupakan tanaman yang tertua dari silsilah budidaya tanaman oleh manusia. Hal ini ditunjukkan pada zaman I dan II Dinasti (3.200-2.700) Sebelum Masehi, dimana bangsa Mesir melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu mereka.

KLIK INI:  Pantas Pesantren di Pangkep Ini Budidaya Bunga Rosella, Begini Khasiatnya!

Dikutip dari buku “Pola Makan Rasulullah”, bawang merah telah dimanfaatkan untuk kesehatan sejak zaman nabi. Tanaman ini dipercaya memiliki kandungan gizi yang dapat menguatkan tubuh dan menambah nafsu makan.

Sumber gizi dan nutrisi yang terkandung

Dari sumber USDA Nutrient Database, data kandungan gizi dan nutrisi pada bawang merah di bawah ini merupakan data dari nilai gizi yang di dapatkan per 100 gram (3.5 oz), antara lain:

  1. Mengandung Energi 166 kJ (40 kcal)
  2. Mengandung Karbohidrat 9,34 g
  3. Mengandung Gula 4,24 g
  4. Mengandung Diet serat 1,7 g
  5. Mengandung Lemak 0,1 g
  6. Mengandung Jenuh 0,042 g
  7. Mengandung Monounsaturated 0,013 g
  8. Mengandung Polyunsaturated 0.017 g
  9. Mengandung Protein 1,1 g
  10. Mengandung Air 89,11 g
  11. Mengandung Vitamin A equiv. 0 mg (0%)
  12. Mengandung Thiamine (Vit. B1) 0,046 mg (4%)
  13. Mengandung Riboflavin (Vit. B2) 0,027 mg (2%)
  14. Mengandung Niacin (Vit. B3) 0.116 mg (1%)
  15. Mengandung Vitamin B6 0,12 mg (9%)
  16. Mengandung Folat (Vit. B9) 19 mg (5%)
  17. Mengandung Vitamin B12 0 mg (0%)
  18. Mengandung Vitamin C 7.4 mg (12%)
  19. Mengandung Vitamin E 0,02 mg (0%)
  20. Mengandung Vitamin K 0,4 mg (0%)
  21. Mengandung Kalsium 23 mg (2%)
  22. Mengandung Besi 0,21 mg (2%)
  23. Mengandung Magnesium 0,129 mg (0%)
  24. Mengandung Fosfor 29 mg (4%)
  25. Mengandung Kalium 146 mg (3%)
  26. Mengandung Sodium 4 mg (0%)
  27. Mengandung Seng 0,17 mg (2%)
KLIK INI:  Si Cantik Coelogyne celebensis Anggrek Karismatik Sulawesi
Manfaat bawang merah untuk pengobatan 

Di samping peranan utamanya sebagai bumbu masakan, manfaat bawang merah ini ternyata cukup kompleks utamanya yang berkaitan dengan masalah kesehatan sebagai tumbuhan obat.

Berdasarkan penelitian komprehensif dari kandungannya yang telah kita bahas di atas, inilah kemudian yang menjadi biang di balik manfaat bawang merah yang kompleks. Berikut ini merupakan manfaat bawang merah selain sebagai bumbu masak:

  1. Mampu membantu mengobati diabetes.
  2. Membantu mencegah perkembangan sel kanker.
  3. Mampu mengatasi sembelit.
  4. Mampu melegakan tenggorokan.
  5. Memberikan kesehatan pada jantung.
  6. Mampu menjaga tingkat kolestrol pada tubuh.
  7. Membantu membuang racun dari aliran darah.
  8. Mampu menstimulasi enzim pencernaan.
  9. Membantu meningkatkan sirkulasi darah.
  10. Membantu detoksifikasi.
  11. Membantu meningkatkan fungsi otak.
  12. Dapat mengontrol kesehatan mental dan emosional.
  13. Membantu melindungi dna dan rna pada tubuh.
  14. Mampu melawan peradangan pada otak.
  15. Membantu meningkatkan aktivitas neurologis.
  16. Mencegah dari penyakit Alzheimer.
  17. Membantu memperlambat penurunan daya ingat.
  18. Mampu menenangkan saraf.
  19. Mampu mengobati iritasi pada saraf.
  20. Membantu meningkatkan kesehatan pada tulang.
  21. Meningkatkan kepadatan tulang.
  22. Membantu mengurangi risiko patah tulang pinggul.
  23. Membantu mencegah osteoporosis.
  24. Mampu membuat gigi yang sehat.
  25. Memberikan imun pada tubuh.
  26. Melawan penyakit umum seperti flu, demam, pilek, dan bronchitis.
  27. Membantu mengatasi cacingan.
  28. Membantu mengatasi sengatan dari serangga.
  29. Mampu memperlambat kepikunan.
  30. Memberikan kesehatan yang baik pada mata.
  31. Membantu memperkuat penglihatan pada mata.
  32. Membantu mencegah dari katarak.
  33. Membantu mengobati mata yang perih.
  34. Membantu mencegah dari mata minus.
  35. Dapat membersihkan kotoran pada mata.
  36. Menghilangkan mata yang terlihat lelah.
  37. Membantu mencegah timbulnya jerawat.
  38. Mampu mencegah dari penuaan dini.
  39. Membantu mencerahkan wajah.
  40. Menghilangkan bekas gigitan serangga.
  41. Membantu melangsingkan tubuh.
  42. Membantu mengencangkan payudara.
  43. Mampu mengatasi ketombe.
  44. Mampu menghilangkan komedo.
  45. Membuat kulit menjadi sehat.
  46. Mengatasi rambut yang rontok.
  47. Membantu menyuburkan rambut.
  48. Membantu memperkuat keratin pada helaian rambut.
  49. Mampu membuat rambut lebih kuat.
  50. Membantu mengatasi gatal di kepala.
  51. Membantu mengatasi demam.
  52. Membantu menyerap virus penyebab flu dan pilek jika diletakkan di sudut ruangan.
  53. Mengatasi masuk angin pada bayi.
  54. Membantu mengatasi bisul.
  55. Memperlancar air seni pada bayi.

KLIK INI:  Elang Ular Sulawesi, Elang Endemik yang Kehadirannya Dirindukan Petani

Risiko kesehatan bawang merah

Di samping kandungannya yang sangat bermanfaat, mengkonsumsi tumbuhan ini secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Meskipun sangat tidak serius, makan bawang dapat menyebabkan masalah bagi sebagian orang.

Karbohidrat dalam bawang dapat menyebabkan gas dan kembung. Terutama jika dikonsumsi mentah, dapat memperburuk mulas pada orang yang menderita sakit maag kronis atau penyakit refluks lambung.

Meningkatkan konsumsi bawang merah juga dapat mengganggu dengan obat pengencer darah seperti obat jenis warfarin, dikarenakan mengandung jumlah vitamin K yang tinggi, yang dapat menurunkan fungsi darah.

Menurut sebuah artikel di Journal of Allergy and Clinical Immunology. Orang yang mengalami alergi rimpang ini mungkin mengalami kemerahan, mata gatal dan ruam jika bawang merah bersentuhan dengan kulit.

Orang dengan intoleransi terhadap bawang merah mungkin mengalami mual, muntah dan ketidaknyamanan lambung lainnya. Tetapi kasus-kasus tersebut sangat jarang terjadi, jadi bijaklah kita dalam mengkonsumsinya.

Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Petani Bawang Merah di Pati Mulai Menerapkan Budidaya Ramah Lingkungan
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!