Karena Medsos Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Memburuk?

Klikhijau.com – Masih sangat basah di ingatan, sekian waktu yang lalu, banyak orang gusar karena jaringan beberapa media sosial menjadi “manja”. Kegusaran berjamaah itu menjadi bukti bahwa pengguna...

Karena Medsos Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Memburuk?
Bacakan Artikel

Facebook adalah media sosial sangat popular dengan total 54 juta individu pengguna di Indonesia dan menduduki peringkat keempat terbesar di dunia. Twitter punya 22 juta pengguna di Indonesia dan menduduki posisi kelima terbsar di seluruh dunia. Twitter juga melaporkan, pengguna Indonesia rata-rata menghasilkan 385 ‘Tweet’ per detik.

[irp posts="2760" name="Demi Medis, Thailand Legalkan Ganja, Indonesia Kapan?"]

Saat penggunaan media sokial makin marak, masalah gangguan mental sudah menjadi beban utama di negeri ini. Berdasarkan data survei Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi individu dengan gangguan mental diperkirakan mencapai 11,8 juta orang.

Menurut Gindo Tampubolon, “Harap diingat, teknologi juga bisa memiliki dampak buruk. Kami ingin para pejabat kesehatan masyarakat berpikir kreatif tentang bagaimana mendorong masyarakat agar berhenti sejenak dari media sosial. Jika tidak, ada konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkan media sosial terhadap kesehatan mental masyarakat.”

Para peneliti lalu menyerukan intervensi dan kebijakan kesehatan masyarakat yang menganjurkan penggunaan media sosial online untuk secara bijaksana mencegah meningkatnya penyakit mental akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.

***

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: