Kaleidoskop 2020: Pegiat Lingkungan yang Selalu Menginspirasi

Klikhijau.com โ€“ Kita perlu berterima kasih dan tentu saja memberi apresiasi pada para pegiat lingkungan yang terus berjuang dalam mendorong pelestarian lingkungan, konservasi dan aksi-aksi ramah lingk...

Kaleidoskop 2020: Pegiat Lingkungan yang Selalu Menginspirasi
Bacakan Artikel

[irp]

Maya Stolastika, Mojokerto

Tak banyak sarjana atau alumni perguruan tinggi yang membayangkan dirinya kembali ke desanya dan bertani. Umumnya, anak-anak muda hanya berpikir mencari pekerjaan sesuai dengan bidang keilmuannya.

Maya Stolastika telah mengambil langkah tak biasa dalam karirnya saat ia memilih bergelut di pertanian. Maya adalah seorang petani muda sukses asal Desa Mligi, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Padahal, saat kuliah, Maya mengambil jurusan sastra Inggris, jurusan yang sama sekali tak ada kaitannya dengan pertanian.

Memilih sebagai petani organik adalah panggilan jiwa. Bagi Maya, pertanian organik tidak sekadar bicara soal produksi atau budidaya, tetapi juga soal bagaimana memberi kebaikan sebesar-besarnya pada lingkungan.

Maya telah menjadi inspirasi bagi kaum perempuan bahwa bergelut di bidang apa pun ternyata bisa sukses bila memang punya komitmen, kecintaan dan kebermanfaatan yang luas. Simak cerita menarik Maya yang lebih lengkap di SINI!

[irp]

Iwan Dento, Maros

Iwan Dento, seorang aktivis yang bergerak dari desa Rammang-Rammang, Maros. Selama bertahun-tahun, Iwan menjadi benteng kokoh penyelamat karst Rammang-Rammang dari rayuan cara berpikir kapitalis.

Bagi Iwan, karst adalah suatu warisan dan kekayaan alam yang tak ternilai harganya. Karenanya, karts perlu dijaga dan dipertahankan dalam situasi apa pun juga, begitulah Iwan menjalankan prinsip hidupnya.

โ€œSaya tidak ingin suatu waktu anak saya bertanya soal karst yang hilang. Padahal saya sendiri (bapaknya) adalah seorang pendaki,โ€ cerita Iwan.

Iwan adalah seorang tokoh dan pejuang lingkungan yang tidak hanya konsisten menjaga warisan alam, Iwan juga menginspirasi banyak orang tentang kehidupan yang harmoni dengan lingkungan. Simak kisah lengkap Iwan Dento, di SINI!

[irp]

Jamaluddin Abu, Gowa

Jamaluddin Abu, seorang pemuda dari pegunungan Gowa, tepatnya di Kanreapia, Malino. Jamal aktif sebagai pegiat literasi di kampungnya yang menyuarakan pentingnya merawat budaya membaca pada anak-anak di pelosok desa.

Jamaluddin mendirikan Komunitas Rumah Koran, sebuah komunitas sederhana yang mengajak anak-anak lebih dekat dengan akses membaca. Tak hanya di bidang literasi, Jamaluddin juga bergelut di bidang pertanian khususnya tanaman sayur. Ia mendirikan komunitas โ€œKampung Sayurโ€ yang juga memperkenalkan pertanian organik.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: