Jejak Baru di Bulukumba: Bank Sampah Merambah Dunia Pendidikan

Klikhijau.com - Senin, 21 Juli 2025, menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Bulukumba. Di tengah hiruk pikuk ruang Bank Sampah UPT SPF SMPN 1 Bulukumba yang riuh namun penuh harapan, sebuah ikrar pers...

Jejak Baru di Bulukumba: Bank Sampah Merambah Dunia Pendidikan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Senin, 21 Juli 2025, menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Bulukumba. Di tengah hiruk pikuk ruang Bank Sampah UPT SPF SMPN 1 Bulukumba yang riuh namun penuh harapan, sebuah ikrar persahabatan terjalin. Bukan sekadar tinta di atas kertas, melainkan sebuah komitmen nyata yang mengukir jejak perdana.

[irp]

Untuk pertama kalinya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bulukumba menggandeng dunia pendidikan dalam sebuah kemitraan revolusioner: Bank Sampah di sekolah. Sebuah langkah berani yang dipelopori oleh kedua belah pihak, bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

[caption id="attachment_33678" align="aligncenter" width="1600"] Jejak Baru di Bulukumba: Bank Sampah Merambah Dunia Pendidikan (Foto: Ist)[/caption]

Dengan senyum merekah dan tatapan penuh visi, Andi Uke Indah Permatasari, Kepala Dinas DLHK Kabupaten Bulukumba, membubuhkan tanda tangannya. Di sisinya, Ansar Langnge, Kepala Sekolah UPT SPF SMPN 1 Bulukumba, turut mengukuhkan janji. Keduanya bersatu, mewujudkan mimpi akan masa depan yang lebih hijau, dimulai dari bangku sekolah.

Penandatanganan Nota Kesepakatan atau MoU ini bukan hanya seremoni. Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang, di mana sampah tak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan diubah menjadi berkah. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi adalah kunci, dan pendidikan adalah lahan subur untuk menumbuhkan tunas-tunas penjaga lingkungan. SMPN 1 Bulukumba kini menjadi mercusuar, menerangi jalan bagi sekolah-sekolah lain untuk mengikuti jejak kebaikan ini.

Skema Bank Sampah di Sekolah

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: