Grounding dalam Kebiasaan Masyarakat Adat Kajang

Klikhijau.com- Gempuran modernisasi dan gaya hidup serba cepat, masyarakat adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tetap teguh memegang prinsip-prinsip kehidupan yang selaras dengan alam...

Grounding dalam Kebiasaan Masyarakat Adat Kajang
Bacakan Artikel

Klikhijau.com- Gempuran modernisasi dan gaya hidup serba cepat, masyarakat adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tetap teguh memegang prinsip-prinsip kehidupan yang selaras dengan alam.

Salah satu aspek mendalam dari kearifan lokal mereka yang secara inheren terhubung dengan konsep "grounding" (penjejakan bumi) adalah cara hidup mereka yang sederhana, alami, dan tak terpisahkan dari Ibu Bumi.

Meskipun istilah "grounding" mungkin asing dalam leksikon tradisional mereka, praktik dan filosofi di baliknya telah menjadi pilar utama keberadaan masyarakat Kajang yang dipimpin kepala suku yang disebut Ammatoa selama berabad-abad.

Bagi mereka, hidup "membumi" bukan sekadar tren kesehatan, melainkan sebuah keyakinan spiritual dan cara bertahan hidup yang diwariskan dari nenek moyang.

Hidup dalam Kesederhanaan dan Keterhubungan

Masyarakat adat Kajang dikenal dengan gaya hidup yang sangat sederhana, tanpa listrik, tanpa alas kaki di area adat atau juga disebut Embayya, dan dengan pakaian serba hitam yang melambangkan kesederhanaan dan kesetaraan. Kesederhanaan ini bukanlah keterbatasan, melainkan pilihan sadar untuk menjaga keseimbangan dengan alam.

[irp]

Tanpa Alas Kaki: Koneksi Langsung dengan Bumi. Salah satu kebiasaan paling mencolok adalah berjalan tanpa alas kaki di dalam kawasan Kajang.

Kebiasaan ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga tentang koneksi fisik yang konstan dengan tanah. Setiap langkah mereka di atas tanah, pasir, atau rumput kering adalah bentuk grounding alami.

Melalui telapak kaki yang bersentuhan langsung dengan bumi, mereka secara tidak langsung menyerap energi dan elektron bebas dari tanah, yang dalam pandangan modern dapat membantu menyeimbangkan potensi listrik tubuh dan mengurangi peradangan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2