Dunia Baru di Hari Buruh 2020

Klikhijau.com - Pandemi virus Covid 19 adalah buah dari bekerjanya sistem ekonomi yang mengedepankan eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam, tenaga kerja, dan seluruh modal lainnya. Tidak...

Dunia Baru di Hari Buruh 2020
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pandemi virus Covid 19 adalah buah dari bekerjanya sistem ekonomi yang mengedepankan eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam, tenaga kerja, dan seluruh modal lainnya.

Tidak heran jika energi dan pangan sebagai barang milik publik atau bahkan sistem sosial politik lainnya yang seharusnya bekerja untuk publik telah melenceng karena dikuasai dan diakumulasi oleh segelintir badan usaha privat.

Apakah dunia seperti ini masih dilanjutkan?

Pengalaman dalam wabah ini seperti pengalaman kita dalam menghadapi bencana besar yang pernah kita alami sebelumnya. Kini, telah memperlihatkan dengan terang adanya solidaritas antar warga sebagai penyelamat bangsa ini dari berbagai situasi genting. Modal sosial kita di sana masih ada dan barangkali masih cukup kuat.

Di sisi lainnya, kita melihat sektor privat besar, pengusaha raksasa yang selama ini telah diberi begitu banyak privileged, seperti biasa tidak banyak membantu. Bahkan mereka tetap berperilaku sama, mengambil keuntungan sebesar-besarnya, bahkan dalam situasi kelam semacam ini.

[irp]

Sebagai contoh saja, ketika warga memperlihatkan solidaritas untuk driver aplikasi transportasi online, kita bahkan tidak mendengar perusahaan aplikasi ini turut serta dalam program konkrit menyelamatkam mitranya, para driver.

Ketika seruan dan perintah bekerja dari rumah, tetap tinggal di rumah, dan seruan lainnya untuk mencegah warga agar tidak keluar rumah sehingga penyebaran wabah tidak meluas, dan kita tahu perintah ini telah mengakibatkan kelompok usaha informal, buruh-buruh jatuh ke dalam situasi yang pelik, kembali warga turun tangan. Rakyat bantu rakyat, demikian tagarnya.

Singkatnya, publik hari ini telah menemukan solidaritasnya. Sementara pengusaha-pengusaha kaya yang selama ini dimanjakan pemerintah dengan segenap regulasi dan dana tengah menemukan cara untuk kembali diberi dana talangan dari uang rakyat.

Apakah dunia seperti ini masih dilanjutkan?

Covid 19 ini memperlihatkan bahwa akibat demokrasi dikuasai pemodal, ketika wabah terjadi ternyata begitu sulit melakukan penerapan kebijakan untuk mencegah penyebaran virus tidak meluas sebab rakyat tak diberi kompensasi akibat pembatasan melalui anggaran yang berpihak.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: