Dokter Mawar, Menerima Bayaran Pasien dengan Sampah

Klikhijau.com - Pada umumnya profesi dokter berurusan dengan pasien dan rumah sakit. Profesi ini biasanya diasosiasikan “eksklusif”, karena berpenghasilan tinggi dan sangat terhormat. Namun, apa ja...

Dokter Mawar, Menerima Bayaran Pasien dengan Sampah
Bacakan Artikel

Para lansia biasanya sudah berkumpul di klinik sejak pukul 05.30 pagi. Pada saat kami datang, beberapa di antaranya sudah pulang ke rumahnya.

Semangat dan optimisme yang sudah terbangun kokoh tersebut adalah bagian dari inspirasi yang ditularkan oleh Dokter Mawar bersama suaminya H. Saprullah (46).

Pasangan suami istri ini memulai segalanya dari ketulusan, mereka berpikir bagaimana menjadi seorang dokter yang bisa berbaur dengan masyarakat.

“Kita harus hidup bermanfaat bagi banyak orang dan bermasyarakat,” kata dokter Mawar.

Berkumpul dengan Membawa Sampah

Sebelumnya, dokter Mawar memang memiliki program Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus Lansia. Namun, dari waktu ke waktu jumlah pengunjung tidak banyak sehingga Posyandu selalu sepi.

Meski dokter Mawar melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.

Dari situlah, ia bersama suaminya mulai berpikir kreatif bagaimana membuat Posyandu Lansia yang bisa membuat senang dan tidak membosankan.

Suaminya pun menyarankan untuk membuat bank sampah yang dikolaborasi dengan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya mengasyikkan.

Setali tiga uang, ide brilian tersebut berbuah hasil. Komunitas lansia yang bergabung semakin banyak. Mereka pun bisa berkumpul dan terlibat dalam berbagai kegiatan bersama di Klinik dokter Mawar.

Setiap kali berkumpul bersama, para anggota komunitas tersebut terlebih dahulu menyetor dan menimbang beragam jenis sampah yang dibawa dari rumah masing-masing.

Di samping ruang klinik pemeriksaan dokter Mawar memang terdapat sebuah kantor bank sampah. Bahkan, di sebelahnya lagi tersedia sebuah ruang terbuka yang berisi tumpukan sampah.

Sampah-sampah tersebut berhasil dikumpulkan oleh para lansia setiap pekannya.

Dokter Mawar, Menerima Bayaran Pasien dengan Sampah

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: