Cerita tentang Anak Nelayan yang Putus Sekolah di Tengah Gemerlap Kota Makassar

Klikhijau.com - Langit sore di bawah jembatan Tongkonan CPI. Saat cahaya kemerah-merahan mengiringi terbenamnya matahari, Fajar terlihat sedang sibuk mengemasi peralatan mancingnya. Setelah memasti...

Cerita tentang Anak Nelayan yang Putus Sekolah di Tengah Gemerlap Kota Makassar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Langit sore di bawah jembatan Tongkonan CPI. Saat cahaya kemerah-merahan mengiringi terbenamnya matahari, Fajar terlihat sedang sibuk mengemasi peralatan mancingnya.

Setelah memastikan kapalnya telah bersih, ia menaikan satu persatu box gabus, alat pancing dan umpan ke atas kapal kecilnya. Di depannya, nampak ayahnya tengah sibuk memilah udang yang nantinya akan digunakan sebagai umpan mancing.

Ketika semuanya telah siap, mereka bergegas berangkat menuju laut lepas. Sore hari menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk keluar menangkap ikan.

Kala itu, air laut tengah pasang. Sehingga kapal-kapal nelayan tak lagi kandas ketika melewati bawah jembatan. Rutinitas ini mereka lakukan setiap sore hari.

Aktivitas melaut telah dilakukan Fajar sejak usia belia. Fajar yang telah menginjak usia remaja, menjadi rekan kerja ayahnya sebagai tulang punggung keluarga.

Tak seperti anak muda pada umumnya, ia lebih memilih membantu menopang kehidupan keluarga. Demi memberi uang jajan pada adik perempuannya yang masih duduk di bangku SMP.

Pekerjaan sebagai nelayan telah dilakukan Fajar sejak sekolah dasar. Seingatnya, ketika itu ia masih kelas 4 SD. Ayahnya tak punya pilihan lain selain mendidik Fajar menjadi penerusnya sebagai nelayan cumi.

Kala itu, kondisi ekonomi keluarga mereka sedang memburuk, orangtuanya kesulitan untuk membiayai sekolahnya. Selain itu, Fajar juga begitu terampil memancing ikan, aktivitas yang sangat disukainya sejak kecil.

Meski begitu, selayaknya anak SD pada umumnya, ia sempat bercita-cita menjadi pilot pesawat terbang. Fajar begitu terkesima melihat bongkahan besi yang terbang diatas kepalanya.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: