Cegah Badak Sumatera Punah, KLHK Telah Susun Rencana Aksi Darurat

Klikhijau.com โ€“ Saat ini populasi badak sumatera diperkirakan kurang dari 80 ekor. Hal ini diketahui berdasarkan hasil Population Viability Analysis badak sumatera tahun 2015. Spesies badak sebagia...

Cegah Badak Sumatera Punah, KLHK Telah Susun Rencana Aksi Darurat
Bacakan Artikel

Ahli Badak Institut Pertanian Bogor, Muhammad Agil juga menyatakan bahwa setelah dokumen RAD jadi, tinggal bagaimana kita menghasilkan anak-anak badak baru dari proses intervensi manusia dalam perkembanganbiakan.

Ini harus menjadi perhatian bersama bahwa kehilangan badak sumatera itu berarti kehilangan satu genus. Maka dalam konservasi badak yang paling penting kita bisa menghasilkan anak anak badak baru.

Pendekatan Teknologi disebutnya bisa menjadi salah satu kunci pengembangbiakan badak sumatra. Ini dikarena alam kondisinya sudah menurun untuk berkembang biak, juga karena jumlahnya semakin sedikit.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib berkomitmen mendukung konservasi dengan memberikan lahan seluas 7.500 ha di Aceh Timur. Dirinya sangat bersemangat untuk membantu konservasi badak sumatera.

Keberhasilan pembangunan lokasi konservasi gajah di lahan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat tentang penting menjaga kelestarian hutan dan satwa. Juga sebagai media edukasi kepada masyarakat bahwa perburuan badak merupakan tindakan ilegal serta ada konsekuensi hukumnya.

RAD akan dilaksanakan dalam jangka waktu 3 tahun. Dan merupakan bagian dari Strategi Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Badak Indonesia 2018-2028 yang akan disusun untuk 7 tahun berikutnya.

Termasuk kegiatan perlindungan dan pengelolaan habitat, kebijakan pusat dan daerah, pendanaan, pengembangan teknologi reproduksi badak yang terancam punah ini.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: