Berpatroli Jaga Hutan dan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan

Klikhijau.com - Bulan Ramadan adalah bulan suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan yang dinanti-nantikan, di mana umat Islam berpuasa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Orang tua, pemuda...

Berpatroli Jaga Hutan dan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan
Bacakan Artikel
Ramli

Menjaga Hutan dan Mengamati Burung

Klikhijau.com - Bulan Ramadan adalah bulan suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan yang dinanti-nantikan, di mana umat Islam berpuasa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Orang tua, pemuda, hingga anak-anak, semua memanfaatkan momen ini untuk mencari keberkahan dan pahala yang berlipat. Namun, di tengah kesibukan bulan puasa, tugas-tugas kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan juga tetap berlangsung.

Cuaca Ramadan kali ini nampak tak selalu bersahabat. Dari pagi hingga siang, teriknya matahari mengguratkan panas yang menyengat, namun sore harinya hujan merintik, menyirami bumi. Namun, tidak ada yang bisa mengurungkan niat untuk menjalankan tugas patroli, menyusuri belantara untuk menjaga keutuhannya.

Menjaga hutan adalah tugas yang harus tetap kami emban. Melaksanakan patroli yang telah terencana sebelumnya. Bulan puasa tak menyurutkan niat dan tekad menuntaskan tugas kami.

Berpatroli di bulan puasa memang melelahkan, namun niat mencari pahala mengalahkan rasa haus dan lapar saat menyusuri setapak hutan. Makan di waktu sahur merupakan berkah jika diniatkan ikhlas untuk melaksanakan ibadah kepada Sang Khalik.

Sebelum memulai berpatroli, tim melakukan briefing terlebih dahulu untuk menentukan target dan strategi patroli. Lokasi patroli kami fokuskan di Kelurahan Mariopulana, Camba, Maros.

Setelah mempersiapkan kelengkapan patroli, kami menyalakan aplikasi Smart Mobile. Aplikasi ini berguna untuk merekam data selama berpatroli. Tak lupa kami berdoa agar patroli kami berjalan lancar dan mencapai target.

Target awal kami melakukan koordinasi ke kantor Kelurahan Mariopulana. Lurah Mariopulana, Andi Saifullah, SE, bersama stafnya menyambut kami.

Diskusi ringan sejenak bersama Pak Lurah. Menyampaikan tujuan kami berkunjung sebagai bagian dari kegiatan patroli rutin. Termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang dijumpai di hutan agar tidak melakukan pengrusakan kawasan dan mencegah kebakaran hutan.

“Kolaborasi antara pihak kelurahan, masyarakat, dan pengelola Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) harus kita pertahankan. Apalagi sudah terbentuk KTH Mario Rennu yang menjadi binaan kita bersama,“ ungkap Andi Saifullah, Lurah Mariopulana.


Usai berdiskusi dengan pak lurah, patroli kami lanjutkan. Jalan menuju lokasi target sudah beraspal, berkat dana alokasi khusus (DAK) dari Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Maros Tahun 2023.

Setelah memarkir kendaraan roda dua di posisi aman, kami berjalan menyusuri jalan ke dalam hutan. Beberapa saat berjalan, tampak rumah kebun masyarakat yang terbuat dari bambu. Sekitarnya terdapat beragam tanaman palawija.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2