Benarkah Herbal dan Rempah-Rempah Tradisional dapat Menangkal Corona?

Klikhijau.com - Beberapa hari terakhir, kita mendengar sebuah kabar gembira bahwa virus corona (Covid-19)  dapat diatasi dengan herbal dan rempah tradisional khususnya jahe merah. Pernyataan itu ditut...

Benarkah Herbal dan Rempah-Rempah Tradisional dapat Menangkal Corona?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Beberapa hari terakhir, kita mendengar sebuah kabar gembira bahwa virus corona (Covid-19)  dapat diatasi dengan herbal dan rempah tradisional khususnya jahe merah. Pernyataan itu dituturkan Guru Besar Universitas Airlangga dan Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin, Chairul Anwar Nidom.

Profesor Nidom mengatakan di dalam obat herbal mengandung curcumin. Zat tersebut terdapat pada empon-empon yang kerap digunakan sebagai bumbu masak, seperti jahe, temulawak, kunyit, dan lain-lain.

"Pada dasarnya virus corona ini merupakan satu kingdom dengan influenza yang bisa ditangkal atau dicegah dengan curcumin," kata Nidom Dilansir Beritajatim.com, Senin 2 Maret 2020. Katanya, Curcumin mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tahan terhadap serangan penyakit.

"Kami baru bisa membuat formulasi yang tepat kalau sudah ada sampel positif corona. Kami butuh waktu, semuanya dikerjakan dengan teliti, bertahap, dan butuh proses," ujarnya.

Akibat pemberitaan ini, harga jahe merah di pasaran pun melambung. Dilansir Detik.com, harga jahe merah di sejumlah pasar di Jakarta mencapai 70 ribu per kg yang sebelumnya hanya Rp 50 ribu per kg. Para pedagang menyebut konsumen yang memborong jahe merah akan menggunakannya sebagai jamu atau ramuan untuk menangkal virus corona.


Belum ada penelitian lanjutan

Peneliti muda bidang herbal dari Universitas Hasanuddin, Nur Rahma, S.Farm, Apt,  mengatakan, diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan tentang ini.

Alumni Jurusan herbal di Kanazawa University Jepang ini mengatakan, meramu herbal itu susah-susah gampang. Memerlukan pengolahan dan pengetahuan khusus. Salah sedikit kandungan kimianya bisa hilang. Sebaliknya, kalau dosisnya sedikit juga bisa tidak mempan.

“Di satu sisi tidak semua herbal juga aman untuk dikonsumsi. Yang paling aman yah, bumbu-bumbu masakah yang setiap hari kita konsumsi. Rempah yang sudah jadi warisan nenek moyang yang kita konsumsi umumnya telah melalui pengujian dan itulah yang paling aman,” jelasnya.

Namun demikian, Rahma memastikan bahwa kandungan sebagian besar tanaman herbal itu sangat canggih untuk imunitas atau daya tahan tubuh.

Pegiat herbal, Andi Awaluddin kepada Klikhijau mengatakan, jenis obat herbal di Indonesia sangat beragam. Tetapi, yang paling bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh antara lain habbatu saudah, jahe, kunyit, meniran dan madu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2