Amartha Tanam 4.000 Mangrove di Pesisir Pulau Tanakeke

Klikhijau.com - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), microfinance marketplace yang telah berpengalaman lebih dari 12 tahun lewat layanan keuangan inklusif bagi segmen ultra mikro, melakukan konservasi li...

Amartha Tanam 4.000 Mangrove di Pesisir Pulau Tanakeke
Bacakan Artikel

Dampak konservasi hutan mangrove

Konservasi hutan mangrove memiliki dampak yang besar dan tidak hanya bagi lingkungan saja, tetapi juga dapat menciptakan dampak ekonomi turunan dan sosial bagi warga di sekitar wilayah konservasi.

Bagi lingkungan, hutan mangrove terbukti efektif dalam menyerap emisi karbon dan menjadi pelindung ekosistem di wilayah pesisir. Tanaman mangrove tidak hanya melepaskan oksigen dan menyerap CO2, namun juga menyimpan karbon dan melepaskan biomassa di bawah permukaan tanah sehingga menciptakan kehidupan keanekaragaman hayati.

[irp]

Hutan mangrove juga terbukti menyerap karbon lebih besar dibanding jenis tanaman lainnya, sehingga lebih efektif dalam membantu mitigasi perubahan iklim dan pemanasan global.

Selain itu, hutan mangrove juga bisa menjaga kualitas air dari kadar polutan sehingga dapat meminimalisir pencemaran air, melindungi wilayah pesisir dari abrasi, hingga menjadi mitigasi bencana seperti tsunami.

Pada dampak ekonomi, hutan mangrove menjadi habitat bagi biota laut yang bernilai ekonomi tinggi, seperti udang, ikan, kepiting, kerang, dan lain-lain. Dengan membangun ekosistem hutan mangrove, masyarakat dapat menjual hasil tangkapan di sekitar hutan mangrove, dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: