Aku Akar itu, Kau Pohon itu

Pohon di Tubuh Waktu   petasan meledak di hati, penuh warna duka-duka percikan api ke empat mata arah bakar semua hutan di tubuh aku melintasi semua jalan angin kencang, jalan basah, po...

Aku Akar itu, Kau Pohon itu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Pohon di Tubuh Waktu


 

petasan meledak di hati, penuh warna duka-duka
percikan api ke empat mata arah
bakar semua hutan di tubuh

aku melintasi semua jalan
angin kencang, jalan basah, pohon tumbang
banjir di hati jadi darah

kusadap darah dari hati
akar-akar pepohonan meratap
lenyap satu demi satu ke permukaan
lalu roboh

cacing-cacing menggeliat
petasan tumbuh pada tubuhnya
meledak...

segala pohon di tubuh waktu tergeletak di tepi tebing itu
di bawahnya sungai berair kopi susu meraung lapar

Januari 2023

 

Aku Akar itu, Kau Pohon itu


 

:di pohon mana mesti bersandar, Riendu
angin menerjang semua sisi
hujan merembes ke dalam segala
ke mata, ke hati, ke celana dalam berwarna akar rumput

di sini, Riendu hutan telah terbabat habis dari tubuh
tapi kau membawa bibit-bibit pohon dari perasan segala doa, seluruh harapan
kau menyemainya
dan aku menggarapnya
kita akan menanaminya selepas semua air mata

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2