Aksi KEHATI Rehabilitasi Karang di Pulau Sangiang dengan Modul PVC

Klikhijau.com - Sejak 2018, Yayasan KEHATI bersama PT Asahimas Chemical melakukan rehabilitasi karang yang rusak di Kawasan Wisata Alam Pulau Sangiang. Berbeda dengan metode kebanyakan, rehabilitas...

Aksi KEHATI Rehabilitasi Karang di Pulau Sangiang dengan Modul PVC
Bacakan Artikel

Selain transplantasi terumbu karang, dilakukan juga pengambilan data ekologi serta pengambilan sampel air untuk analisis environmental DNA (eDNA) untuk mengetahui keragaman hayati di perairan Pulau Sangiang.

Berdasarkan pengamatan ekologi secara visual di tahun 2021, ditemukan sebanyak 30 spesies ikan terumbu di Legon Waru, 33 spesies di Legon Bajo, dan 20 spesies di Raden (daerah non-rehabilitasi).

Hal ini mengindikasikan daerah rehabilitasi yaitu Legon Waru dan Legon Bajo memiliki kekayaan spesies ikan terumbu lebih tinggi dibandingkan daerah non-rehabilitasi yaitu Raden.

Data pengamatan ekologi lain menemukan sebanyak 45 spesies makrobentos di Legon Waru, 40 spesies di Legon Bajo, dan 23 spesies di Raden. Hal ini mengindikasikan daerah rehabilitasi yaitu Legon Waru dan Legon Bajo memiliki kekayaan spesies makrobentos lebih tinggi dibandingkan daerah Raden (non-rehabilitasi).

[irp]

Makrobentos adalah hewan dan tumbuh-tumbuhan yang hidup di atas atau di bawah dasar laut atau pada wilayah yang disebut zona bentik (benthic zone) maupun dasar daerah tepian. Bentos berbeda dengan plankton yang hidup mengambang bebas di air.

Terdapat 8 instansi yang terlibat dalam program rehabilitasi terumbu karang di Pulau Sangiang Banten, yaitu PT. Asahimas, Yayasan KEHATI, Yayasan Terangi, Maritim Muda Nusantara, BKSDA Jabar, Oceanogen Environmental and Biotechnoogy Laboklinikum, Laboratorium Biodiversitas dan Biosistematika Kelautan IPB, Marine Science and Diving School IPB.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: