Sampah Skincare jadi Problem Baru, Bagaimana Cara Mengolahnya?

Klikhijau.com - Kini, skincare atau kosmetik sudah menjadi kebetuhan dan dapat menyenangkan hati bagi seorang perempuan. Tapi entah sadar atau tanpa sadar, sampah bekas skincare menjadi salah satu lim...

Sampah Skincare jadi Problem Baru, Bagaimana Cara Mengolahnya?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kini, skincare atau kosmetik sudah menjadi kebetuhan dan dapat menyenangkan hati bagi seorang perempuan. Tapi entah sadar atau tanpa sadar, sampah bekas skincare menjadi salah satu limbah terbanyak pada lingkungan lho, sahabat hijau.

Coba kalian tengok laci atau meja rias. Bedak, eyeshadow, lipstik, eyeliner, eyebrow, serum, toner, pelembab, dan aneka rupa skincare, kesemuanya menumpuk dan beberapa akhirnya dibuang begitu saja, kan?

Skincare yang diproduksi, rerata memiliki kemasan yang terbuat dari plastik. Maka dari itu sampah skincare ini masuk dalam kategori sampah yang susah didaur ulang.

Dalam hal ini, industri kosmetik, skincare dan perawatan tubuh lain menjadi salah satu industri yang menyumbang sampah terbanyak pada lingkungan.

Tentu permasalahan yang tanpa henti ini tak akan teratasi kalau penanganan dari hulu ke hilir tak bersinergi dengan baik. Namun kita sebagai pengguna bisa menekan lajunya sebagai upaya sadar atas gaya hidup indivisu.

Apa yang bisa diupayakan pengguna untuk mengatasi problem sampah bekas skincare ini?

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: