Ada Ketidakadilan Investasi Energi Hijau Antar Negara Maju dan Berkembang?

Klikhijau.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyebut ada ketimpangan dalam aliran investasi hijau antara negara maju dengan negara berkembang....

Ada Ketidakadilan Investasi Energi Hijau Antar Negara Maju dan Berkembang?
Bacakan Artikel

[irp]

Selain itu, Bahlil juga mengatakan harga jual beli kredit karbon (carbon credit) berasal dari proyek-proyek hijau yang bersumber dari negara maju diklaim jauh lebih mahal dibandingkan dari negara berkembang.

Bahlil menyebut, harga karbon negara berkembang senilai US$10, sementara negara maju US$100. Padahal, lanjutnya, dalam berbagai forum internasional, negara dunia sepakat menurunkan emisi rumah kaca.

Oleh karena itu, Menteri Investasi mendorong negara-negara G20 agar mengatur tata kelola harga karbon secara adil agar tidak ada ketimpangan yang signifikan dalam aliran investasi hijau.

"Saya tidak ingin ada sebuah perlakuan yang tidak adil, sebab persoalan emisi persoalan dunia. Forum ini sudah saatnya duduk sama rendah, berdiri sama tinggi untuk kebaikan bangsa dunia," pungkasnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: