5 Lagu Legendaris Iwan Fals tentang Lingkungan dengan Pesan Menohok

Klikhijau.com โ€“ Pesan-pesan pelestarian alam dan konservasi tidak hanya dilakukan para aktivis lingkungan, tetapi juga para musisi. Ada banyak lagu-lagu tercipta merupakan ungkapan akan pentingnya...

5 Lagu Legendaris Iwan Fals tentang Lingkungan dengan Pesan Menohok
Bacakan Artikel

[irp]



  1. Isi Rimba tak ada tempat berpijak lagi



Raung buldozer gemuruh pohon tumbang
Berpadu dengan jerit isi rimba raya
Tawa kelakar badut-badut serakah
Tanpa HPH berbuat semaunya
Lestarikan alam hanya celoteh belaka
Lestarikan alam mengapa tidak dari dulu?
Oh, mengapa?

O-ho-o-o jelas kami kecewa
Menatap rimba yang dulu perkasa
Kini tinggal cerita
Pengantar lelap si buyung

Bencana erosi selalu datang menghantui
Tanah kering-kerontang banjir datang itu pasti
Isi rimba tak ada tempat berpijak lagi
Punah dengan sendirinya akibat rakus manusia

Lestarikan hutan hanya celoteh belaka
Lestarikan hutan mengapa tidak dari dulu saja?

O-ho-o-o jelas kami kecewa
Mendengar gergaji tak pernah berhenti
Demi kantong pribadi
Tak ingat rezeki generasi nanti

Bencana erosi selalu datang menghantui
Tanah kering-kerontang banjirโ€ฆ

[irp]



  1. Tak biru lagi lautku



Hamparan pasir
Tampak putih berbuih
Kala sisa ombak merayap
Hamparan pasir
Terasa panas menyengat
Di telapak kaki yang berkeringat

Camar-camar hitam
Terbang rendah melayang
Di sekitar perahu nelayan
Daun kelapa
Elok saat melambai
Mengikuti arah angin

Tampak ombak
Kejar-mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan
Semilir angin berhembus
Bawa dendang unggas laut
Seperti restui jala nelayan

Gurau mereka
Oh, memang akrab dengan alam
Kudengar dari kejauhan
Dan batu-batu karang
Tertawa ramah bersahabat
Memaksa aku 'tuk bernyanyi

Tampak ombak
Kejar-mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan
Semilir angin berhembus
Bawa dendang unggas laut
Seperti restuiโ€ฆ

[irp]



  1. Pohon untuk kehidupan



Hari baru datang menjelang
Kehidupan terus berjalan
Pohon-pohon jadikan teman
Kehidupan agar tak berhenti

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: