3 Alasan Rasional Mengapa Kita Mencintai Alam

oleh -7 kali dilihat
Ini Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021
Ilustrasi - Foto/Autocar Profesional

Klikhijau.com – Apa sebenarnya yang membuat kita peduli untuk mencintai dan menghargai alam? Mengapa kita melakukannya?

Pertanyaan sederhana itu, tak sesederhana jawabannya. Harus diakui, banyak orang peduli pada alam, namun tidak sedikit pula yang abai.

Pun setiap orang memiliki alasan, kenapa ia mencintai alam, bahkan rela mati karenanya. Sebuah studi baru telah meneliti pertanyaan ini menggunakan data survei dari 745 peserta di Jepang.

Dilansir dari Earth, para peneliti tidak mencoba mengukur apakah orang “menyukai alam.” Sebaliknya, mereka melihat bagaimana orang menghargai alam , dan apa kaitan nilai-nilai tersebut dalam hal pandangan dunia, psikologi, dan kepercayaan budaya.

Jika ingin menghargai atau peduli atau mencintai alam atau apapun namanya, setidaknya ada tiga kerangka nilai.

KLIK INI:  Gajah Saja Buang Sampah Pada Tempatnya, Kok Kamu Tidak?

Studi tersebut menggunakan kerangka kerja yang telah menjadi umum dalam psikologi lingkungan dan penelitian keberlanjutan. Kerangka kerja ini membagi nilai alam menjadi tiga kategori, yakni;

  • Nilai intrinsik

Ini merupakan gagasan bahwa alam memiliki nilai dalam dirinya sendiri, terlepas dari apakah manusia mendapatkan manfaat darinya atau tidak.

Nilai ini adalah pandangan yang paling tidak berpusat pada manusia, misalnya lahan basah tetap penting meskipun tidak ada yang mengunjunginya, menggunakannya, atau mengambil keuntungan darinya.

  • Nilai instrumental

Nilai ini adalah sudut pandang yang berlawanan. Di sini, alam dihargai sebagai sesuatu yang bermanfaat, penyedia makanan, air, bahan mentah, rekreasi, aktivitas ekonomi, atau jasa ekosistem yang mendukung kehidupan manusia.

KLIK INI:  Penyuluh, Petani, dan Fusarium: Pertarungan untuk Jahe Barugae
  • Nilai relasional

Nilai ini berada di tempat yang berbeda. Nilai ini berfokus pada hubungan antara manusia dan alam: makna, identitas, tanggung jawab, rasa memiliki, dan koneksi timbal balik.

Alam itu penting bukan hanya karena memiliki “hak,” dan bukan hanya karena “bermanfaat,” tetapi karena merupakan bagian dari bagaimana manusia memahami diri mereka sendiri dan tempat mereka di dunia.

Model tiga bagian ini disukai peneliti karena model ini menangkap fakta bahwa dua orang dapat sama-sama pro-lingkungan karena alasan yang sama sekali berbeda.

Misalnya, seseorang mungkin berjuang untuk melindungi sungai karena sungai itu suci. Orang lain mungkin melakukannya karena sungai itu menyediakan air minum. Orang lain lagi mungkin melakukannya karena sungai itu berhak untuk ada, titik.

Pada intinya setiap orang memiliki alasan kenapa mencintai alam ini, semoga kita semua menjadi bagian dari orang-orang mencintai alam.

KLIK INI:  Melarang Filter Rokok akan Memfasilitasi Transisi Menuju Konsumsi Berkelanjutan