Zophobas Morio (Cacing Super), Pabrik Mini Daur Ulang Sampah Plastik

Klikhijau.com - Zophobas morio masih terdengar asing. Namun, setelah sepak terjangnya terungkap, dipastikan akan jadi perbincangan hangat. Belum lama ini para peneliti Australia  menemukan bahwa zo...

Zophobas Morio (Cacing Super), Pabrik Mini Daur Ulang Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Bayangkan memiliki sebotol penuh biji, seperti potongan jamur yang muncul dari atas," ujarnya.

Jenkins merupakan kepala insiyur biotek untuk perusahaan bio-manufaktur, Biohm. Setelah temuan itu, saat ini Biohm sedang mengembangkan galur jamur. Itu dianggap bisa lebih efisien sebagai pengurai.

[irp]

Berpotensi jadi solusi sampah plastik

Pengembangan jamur tersebut bisa berpotensi dalam membantu mengurai sampah plastik yang semakin meresahkan. Jamur tersebut telah memakan plastik spons yang membungkusnya. Kemudian menghancurkan dan mengasimilasinya seperti makanan lainnya.

Dilansir dari BBC, sampah plastik akan menginvasi  daratan dan lautan pada tahun 2040 mendatang. Diperkirakan sebanyak 1,3 miliar ton bakal mencemari daratan dan lautan dunia.

Kajian tersebut  disusun Dr Costas Velis dari Universitas Leeds. Meski terkesan mengerikan, namun menurutnya adal solusinya, yakni  teknologi dan peluang dapat meredam gelombang plastik.

Selain jamur, hal yang bisa meredam kekhawatiran Velis adalah zophobas morio alias cacing super. Cacing tersebut bisa membawa kemajuan di bidang daur ulang.

" Zophobas morio ibaratnya seperti pabrik daur ulang mini. Mereka merobek polistiren dengan mulut mereka dan menyebarkannya ke bakteri di usus," kata Dr Chris Rinke.

Untuk penelitian mereka, tim Universitas Queensland (UQ) memberi makan tiga kelompok cacing super selama periode tiga minggu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: