Wow, Ternyata Ada Pesan Lingkungan di Balik Logo PBI

Klikhijau.com – Pustaka Bergerak Indonesia (PBI), sejujurnya saya tak tahu pasti sejak kapan mengenal dan berinteraksi dengannya. Jejaring literasi itu didirikan Nirwan Ahmad Arsuka itu. Di grup Wh...

Wow, Ternyata Ada Pesan Lingkungan di Balik Logo PBI
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Pustaka Bergerak Indonesia (PBI), sejujurnya saya tak tahu pasti sejak kapan mengenal dan berinteraksi dengannya. Jejaring literasi itu didirikan Nirwan Ahmad Arsuka itu.

Di grup Whatsapp saya didominasi grup literasi—yang saya tahu semua grup literasi itu adalah jejaring PBI.

Saya beberapa kali bertemu dengan Nirwan Ahmad Arsuka, saya memanggilnya Kak. Dialah yang pendiri PBI. Kini PBI telah berhasil  menjangkau seluruh pelosok negeri ini. Bergerak dengan kemandirian yang kokoh.

Keberadaan PBI merupakan senjata ampuh melumpuhkan hasil survie Badan Perserikatan Bangsa-bangsa United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2016 silam.

Mereka mengatakan bahwa masyarakat Indonesa menempati urutan kedua di dunia yang minat bacanya rendah.

Padahal yang sebebarnya terjadi, bukan karena minat baca yang rendah, tapi ketersedian bacaan yang tak ada.

Maka kelahiran PBI mampu membuka kran saluran buku bacaan ke seluruh pelosok Indonesia. Buku-buku gratis bisa dinikmati masyarakat luas.

Bahkan ketika saya berkunjung ke Malaysia 2017 lalu, semangat pustaka bergerak terbawa serta, berkat semangat itu pula, saya mendirikan Rumah Baca Rantau di Galasah, Sarawak, Malaysia. Tempat sebagian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermukim, menatap hari esoknya bersama kelapa sawit, tentu nyaris tanpa buku.

Namun, beberapa hari terakhir, yang sering saya perhatikan bukanlah aktivitas para relawan PBI yang berjuang mencerdaskan masyarakt Indonesia, tapi saya tertarik dengan logonya, baik warnanya maupun empat lembar  daun di logo itu.

Rasa penasaran itu pula yang membuat saya memberanikan menghubungi via Whatsapp Nirwana Arsuka untuk bertanya perihal logo PBI.

Pesan lingkungan

Dan saya merasa beruntung, sebab chat saya langsung direspons. Ia mengisahkan bahwa  logo PBI   dirancang oleh kawan dari Malang bernama Muhammad Azamuddin Tiffany

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2