Waktu Kerja Terlalu Lama? Waspadai Risiko 2 Penyakit Ini!

Klikhijau.com – Waktu kerja terlalu lama mungkin banyak dilakukan oleh orang yang kerja kantoran. Saya juga pernah mengalaminya ketika masih menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Makassar. Beke...

Waktu Kerja Terlalu Lama? Waspadai Risiko 2 Penyakit Ini!
Bacakan Artikel

Hasil dari studi lain yang dilakukan peneliti dari Angers University dan French National Institute of Health and Medical Research juga menemukan hal yang sama. Studi ini menemukan bahwa kerja lebih dari 10 jam sehari berisiko terkena serangan stroke.

143 ribu orang yang diteliti ditemukan hasil, mereka yang bekerja lama (lebih dari 10 jam per hari) memiliki risiko terkena serangan stroke sebesar 29 persen. Apalagi jika bekerja lebih dari 10 tahun, risiko akan bertambah jadi 45 persen.

Penelitian itu menemukan risiko stroke terjadi pada siapa saja, laki-laki dan perempuan. Meski risiko yang ditunjukkan lebih tinggi pada pekerja kantoran di bawah usia 50 tahun.

National Stroke Association mengungkapkan mengapa jam kerja yang panjang di kantor menyebabkan risiko stroke yang lebih tinggi. Asosiasi ini mendefinisikan stroke sebagai serangan otak yang terjadi ketika aliran darah ke otak terputus.

Kondisi itu berarti sel-sel otak seseorang tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan mulai mati. Ketika mengalami stroke, seseorang sering kali kehilangan memori dan otot yang terkait dengan kondisi tersebut yang keduanya disebabkan oleh kematian sel di otak.

Selain itu, riset meta-analisis lain yang diterbitkan dalam jurnal medis Inggris The Lancet, ternyata menemukan efek yang sama.

Karyawan yang bekerja 40 sampai 55 jam per minggu memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke dibandingkan mereka dengan jam kerja yang standar yaitu 35-40 jam per minggu. Penelitan ini melibatkan data lebih dari 600 ribu orang.

Mencegah penyakit jantung dan stroke

Risiko stroke karena kerja lembur lebih berbahaya pada pekerja yang memang telah memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti merokok, tekanan darah tinggi, atau diabetes.

Jika kesehatan tubuh Anda terbilang prima, risiko stroke dari kerja lembur tergolong cukup rendah. Risiko penyakit jantung pun bisa Anda semakin tekan jika menjalani gaya hidup sehat.

Hal yang bisa dilakukan adalah menjaga berat badan ideal dengan pola makan sehat dan rajin berolahraga.

Kurangilah mengonsumsi makanan asin, berlemak, dan yang serba digoreng. Rutin cek tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah terutama bagi orang-orang yang rentan mengalami kondisi-kondisi ini.

Jika bisa, jangan merokok atau berhentilah segera. Merokok tidak hanya buruk untuk paru-paru Anda, tapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2