Waktu Kerja Terlalu Lama? Waspadai Risiko 2 Penyakit Ini!

Klikhijau.com โ€“ Waktu kerja terlalu lama mungkin banyak dilakukan oleh orang yang kerja kantoran. Saya juga pernah mengalaminya ketika masih menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Makassar. Beke...

Waktu Kerja Terlalu Lama? Waspadai Risiko 2 Penyakit Ini!
Bacakan Artikel

Atrial fibrilasi merupakan kelainan jantung yang ditandai dengan ritme detak jantung yang tidak normal. Ini terutama ditemukan pada karyawan yang bekerja lebih dari 55 jam seminggu.

Dalam aritmia jantung, bilik jantung berkontraksi lebih cepat dari biasanya sehingga tidak dapat memompa cukup darah. Tanda dan gejala umum dari aritmia jantung meliputi jantung berdebar (palpitasi), sesak napas, nyeri dada, pusing, hingga mudah lelah.

Jika aritmia jantung tidak terkontrol atau ditangani, lama kelamaan kondisi ini bisa melemahkan jantung dan menyebabkan gagal jantung.

Selain penyakit jantung, risiko stroke juga meningkat

Hasil riset yang Anda baca di atas juga menemukan bahwa orang-orang yang kerja terlalu lama, rentan mengalami stroke dalam 10 tahun bekerja.

Orang-orang yang bekerja sekitar 40 jam seminggu memiliki risiko stroke yang meningkat, dibandingkan dengan mereka yang pulang tepat waktu.

Hasil dari studi lain yang dilakukan peneliti dari Angers University dan French National Institute of Health and Medical Research juga menemukan hal yang sama. Studi ini menemukan bahwa kerja lebih dari 10 jam sehari berisiko terkena serangan stroke.

143 ribu orang yang diteliti ditemukan hasil, mereka yang bekerja lama (lebih dari 10 jam per hari) memiliki risiko terkena serangan stroke sebesar 29 persen. Apalagi jika bekerja lebih dari 10 tahun, risiko akan bertambah jadi 45 persen.

Penelitian itu menemukan risiko stroke terjadi pada siapa saja, laki-laki dan perempuan. Meski risiko yang ditunjukkan lebih tinggi pada pekerja kantoran di bawah usia 50 tahun.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: