Tumbuh Liar Jadi Gulma, Lamanti Tetap Diminati sebagai Sayuran

Klikhijau.com –  Pada aplikasi LeafSnap, lamanti dideteksi sebagai Solanum americanum. Namun, sepertinya itu keliru. Karena Solanum americanum merupakan tanaman beracun. Sementara lamanti bisa dikonsu...

Tumbuh Liar Jadi Gulma, Lamanti Tetap Diminati sebagai Sayuran
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Pada aplikasi LeafSnap, lamanti dideteksi sebagai Solanum americanum. Namun, sepertinya itu keliru. Karena Solanum americanum merupakan tanaman beracun. Sementara lamanti bisa dikonsumsi sebagai sayuran.

Meski begitu, nama Solanum americanum mengantar saya mengetahui tentang lamanti. Jujur saja, mengetahui nama  suatu tumbuhan kadang membuat kewalahan.

Banyak orang, termasuk saya hanya mengetahui nama lokal atau daerahnya saja, sementara nama dalam bahasa Indonesia dan nama latinnya sama sekali buta, salah satunya adalah lamanti.

Wikipedia mencatat jika tanaman yang menjadi andalan orang dulu sebagai sayuran ini bernama ranti atau leunca yang berasal dari spesies Solanum nigrum, bukan Solanum americanum .

Tumbuhan dari genus Solanum ini merupakan anggota suku terung-terungan (Solanaceae). Buah dan daunnya dikenal sebagai sayuran dan juga menjadi bahan pengobatan. Rasanya jika dijadikan sayuran agak pahit.

[irp]

Asal tumbuhan ini dari Asia Barat kemudian menyebar ke seluruh dunia. Lamanti dikenal mampu  bertahan hidup dalam kondisi tertekan.

Cenderung diabaikan

Namun, menurut Marchella Putriantari dan Edi Santosa (2014) tumbuhan ini berasal dari Amerika Selatan. Sementara di Indonesia menyebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Tapi, barangkali pendapat itu perlu dikoreksi karena tumbuhan ini juga tumbuh subur dan menjadi gulma di Sulawesi Selatan, khususnya di Bulukumba.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: