Tragis, Burung Puffin Alami Kematian Massal karena Perubahan Iklim

Klikhijau.com – Belum lama beredar berita bangkai ikan hiu berserakan di pantai pulau Igym. Kini kembali ditemukan  bangkai burung puffin yang berserakan. Meski jenis burung ini tidak termasuk satwa l...

Tragis, Burung Puffin Alami Kematian Massal karena Perubahan Iklim
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Belum lama beredar berita bangkai ikan hiu berserakan di pantai pulau Igym. Kini kembali ditemukan  bangkai burung puffin yang berserakan. Meski jenis burung ini tidak termasuk satwa langka, namun kabar kematian  ratusan burung tersebut cukup mencemaskan

Apalagi burung-burung itu  ditemukan mati dalam keadaan sakit dan kurus. Hal itu terjadi karena  ada hal buruk yang menimpanya. Kematian massal tersebut terjadi di Laut Bering–mengubah St Paul Island menjadi semacam ‘kuburan berbulu’.

Berita kematian ratusan burung puffin tersebut, saya temukan di situs nationalgeographic.co.id ditulis oleh Gita Laras Widyaningrum. Untuk lebih jelasnya berikut artikelnya.

Dalam survei empat bulan yang dilakukan pada 2016, sekelompok peneliti menemukan 359 bangkai hewan. Kebanyakan adalah jenis burung puffin yang biasanya jarang terdampar.

Para peneliti memperkirakan, secara keseluruhan, ada sekitar 3.150 hingga 8.800 burung yang mati dan sekitar 87%-nya merupakan puffin.

“Spesimen yang dikumpulkan sangat kurus. Menunjukkan kelaparan sebagai penyebab utama kematian,” tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan pada PLOS ONE.

Tim peneliti yakin suhu permukaan laut yang tinggi adalah penyebab kematian mereka. Ini kemudian menciptakan efek domino yang memengaruhi jumlah plankton dan distribusi ikan di Laut Bering Timur.

Burung puffin menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut terbuka. Mereka akan kembali ke pantai selama musim kawin untuk berkembang biak dan berganti kulit. Saat proses molting (berganti kulit), kemampuan mereka untuk terbang berkurang.

Kombinasi perubahan iklim dan musim ganti kulit pada akhirnya berkontribusi pada kematian burung puffin. Mereka tidak bisa mendapatkan makanan tepat waktu.

National Park Service (NPS) mencatat, Alaska juga telah mengalami kematian burung laut yang ekstrem pada 2018.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2