Tips Sederhana Membeli Tempat Sampah untuk di Rumah

Klikhijau.com – Tempat sampah punya fungsi yang vital di rumah. Diantaranya sebagai tempat menyimpan sementara sampah yang dihasilkan dari rumah sebelum dijemput petugas kebersihan. Sebelum membeli...

Tips Sederhana Membeli Tempat Sampah untuk di Rumah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Tempat sampah punya fungsi yang vital di rumah. Diantaranya sebagai tempat menyimpan sementara sampah yang dihasilkan dari rumah sebelum dijemput petugas kebersihan.

Sebelum membeli tempat atau tong sampah untuk kebutuhan di rumah jangan lupa bahwa pengelolaan sampah sebaiknya dipilah terlebih dahulu. Hal ini sesuai anjuran pemerintah. Dengan memilah sampah, akan memudahkan pengelolaannya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Tidak hanya itu, sampah yang sudah terpilah dan teridentifikasi sesuai jenisnya akan bermanfaat bagi pemulung yang banyak bekerja di TPA. Hal ini penting mengingat hampir semua bagian dari sampah yang kita hasilkan setiap harinya sebetulnya dapat bernilai uang.

Pemilahan paling sederhana setidaknya dua jenis yakni sampah organik (sampah yang dapat terurai dalam tanah) dan sampah anorganik (tidak dapat terurai). Sampah organik misalnya sisa-sisa makanan dan kulit buah, sedangkan yang anorganik semisal plastik, styrofoam, dan lainnya.

Sahabat Hijau, dengan pengetahuan dasar ini Anda sudah dapat menentukan sikap terbaik yang ramah lingkungan yakni dimulai dari aksi memilah sampah. Ini berarti kita memerlukan wadah menyimpan sampah minimal dua buah yang selanjutnya diberi label atau tanda.

Anda dapat menambahkan satu bagian lagi untuk sampah khusus Bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Umumnya setiap rumah menaruh tempat sampah di luar rumah dengan ukuran standar dan menyiapkan tempat khusus di dalam rumah.

Memilih ukuran

Jangan lupa, ukuran tempat sampah di luar rumah sebaiknya untuk menampung sampah yang cukup banyak. Anda juga dapat mempertimbangkan berapa kali petugas sampah biasanya datang menjemput sampah di rumah setiap pekannya.

Ukuran jumbo, sedang atau ukuran kecil dapat Anda pertimbangkan. Tentu sesuaikan juga dengan berapa banyak orang di rumah Anda. Sebagai catatan, umumnya setiap orang Indonesia memproduksi sampah antara 0,3 hingga 1 kg sampah perharinya.

Dengan demikian bila Anda termasuk keluarga dengan dua orang anak, jumlah sampah yang dihasilkan tentu lebih sedikit ketimbang yang memiliki 4 atau lebih anak. Apalagi kalau anak-anak di rumah tersebut sudah mulai beraktivitas, tentu potensi ia menghasilkan sampah juga besar.

Nah, karena yang ingin disimpan adalah sampah, maka pastikan Anda memilih bahan yang kuat. Berbahan plastik umumnya lebih disukai karena selain ringan juga praktis dibersihkan.

Pilih jenis plastik atau fiber dengan ketebalan tertentu, tidak mudah retak, bocor dan tahan cuaca panas dan hujan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2