Temukan Cara Sederhana Memasukkan Sampah Organik ke Lubang Biopori!

Publish by -744 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
cara sederhana memasukkan sampah organik
Gambar lubang biopori-Foto/Ist

Klikhijau.com – Bagaimana cara memasukkan sampah organik ke lubang biopori? Pertanyaan ini bermunculan setelah lubang biopori telah tersedia. Seperti diketahui, lubang biopori terbukti dapat membantu konservasi sumber daya air serta mengatasi banjir di halaman rumah.

Cara kerja biopori atau melubangi bumi memang tergolong sederhana dan alami. Namun, kamu perlu mengetahui satu hal terpenting yakni cara sederhana memasukkan sampah organik ke lubang biopori.

Sampah organik yang dimasukkan secara benar akan membantu cara kerja biopori lebih efektif. Artikel kali ini akan member penjelasan singkat perihal ini.

Cara kerja biopori

Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

Biopori biasa juga disebut dengan lubang resapan biopori, yaitu lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah. Lubang ini memiliki diameter antara 10-30 cm dan tidak memiliki muka air tanah dangkal.

KLIK INI:  5 Cara Mengajak Anak Peduli Lingkungan dari Rumah

Lubang tersebut kemudian diisi dengan sampah organik yang memiliki fungsi sebagai makanan makhluk hidup yang ada di tanah, seperti cacing dan akar tumbuhan. Istilah keren untuk biopori adalah istana cacing, walaupun sebenarnya penghuni biopori bukan hanya cacing.

Selain untuk resapan air, biopori juga berguna sebagai pengolah sampah rumah tangga yang dapat diterapkan di lahan pemukiman perkotaan yg sempit. Dengan membuat lubang resapan biopori, dapat membantu air untuk segera masuk ke dalam tanah.

Selain itu, sampah organik yang ada di dalam lubang merupakan makanan dari cacing tanah. Cacing yang masuk ke dalam lubang akan membuat terowongan-terowongan kecil di dalam tanah ketika menuju ke lubang yang berisi sampah organik. Hal ini tentu akan membuat air lebih cepat meresap ke dalam tanah.

Pembuatan biopori sebaiknya dilakukan pada area terbuka yang akan terkena air hujan. Sebagai warga Indonesia yang cinta tanah air, kita semua bisa membuatnya di halaman rumah, sekitar pepohonan, sekitar tempat parkir, dan tempat terbuka lainnya.

KLIK INI:  Danamon Peduli Lingkungan, dari Pembuatan Biopori hingga Ecobrick
Memasukkan Sampah organik ke lubang biopori

Sebagai lubang khusus yang akan berfungsi sebagai istana cacing, walaupun sebenarnya penghuni biopori bukan hanya cacing, diperlukan cara Cara Sederhana Memasukkan Sampah Organik ke Lubang Biopori.

Terowongan-terowongan kecil yang dibuat oleh cacing tanah akan meningkatkan luas permukaan tanah. Hal ini tentu akan membuat kapasitas tanah untuk menampung air menjadi meningkat. Bahkan, lubang resapan biopori ini mampu meningkatkan luas bidang resapan menjadi 40 kali lipat.

Rina Triany, Direktur Bank Sampah P3E Suma Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjelaskan, lubang biopori harus diperhatikan agar komposisi sampah organiknya terjaga. Hal pertama yang harus diperhatikan, kata Rina adalah jenis sampah organik yang efektif dimasukkan ke dalam lubang.

“Setelah melubangi tanah dengan bor biopori dengan kedalaman 1 meter berdiameter 20-30 cm, masukkan sampah organik ke dalam lubang. Berupa sampah daun-daunan, sisa sampah kulit buah dan sampah organik lainnya. Lalu, tutup dengan tutupan biopori,” jelas Rina berbagi dengan Klikhijau awal Maret 2020 lalu.

Nah, tidak sampai di situ saja Sahabat Hijau. Menurut Rina, masukkan kembali sampah organik keesokan harinya sampai hampir mencapai bibir lubang biopori. Setelah memastikan benar-benar penuh dan ditutup rapat kembali, biopori dibiarkan selama 2 hingga 3 minggu. Setelah itu, kompos yang dihasilkan dari lubang tersebut dapat dipanen dan dimanfaatkan kembali untuk tanaman di halaman rumah.

Bila musim hujan, manfaat biopori lebih terasa karena akan memperbaiki cadangan air dalam tanah dan mempercepat resapan air.

Selamat mencoba!

KLIK INI:  Cara Menanam Cabai Rawit agar Tumbuh Subur dan Berbuah Terus
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!