Tips Budidaya Tomat Ceri dan Manfaat Buahnya yang Mungil

Klikhijau.com - Buahnya yang mungil menjadikan Tomat ceri tampak unik dan menggemaskan. Apalagi jika telah memerah. Jika dilihat sekilas,  daun dan batang tomat ini tak jauh berbeda dengan tomat pa...

Tips Budidaya Tomat Ceri dan Manfaat Buahnya yang Mungil
Bacakan Artikel

Meski telah diproduksi banyak, namun tomat jenis ini bukanlah jenis sayuran buah yang ramah untuk diimpor, sebab kulitnya mudah pecah saat dikirim ke tempat lain.

[caption id="attachment_28032" align="aligncenter" width="650"] Daun Tomat ceri-foto/Ist[/caption]

[irp]

 Tips budidaya dan pemeliharaan

Nurnita Sari dan Aditya Murtilaksono, (2018) mengungkapkan tomat  secara umum dapat ditanam di dataran rendah, medium, dan tinggi, tergantung varietasnya.

Tanaman ini merupakan tanaman dengan benih yang harus disemai terlebih dahulu hingga menjadi bibit. Dan sebaiknya ditanam pada lahan yang telah dibedeng.

Semai ini bertujuan agar tanaman tomat dapat lebih kuat saat dipindahkan ke bedengan atau media tanam lainnya karena sudah menjadi bibit dengan morfologi yang kuat saat berada di lahan

Selain itu, perlu juga pemupukan, sebaiknya menggunakan mulsa, dan jika ingin menanamnya sebaiknya tanaman di pagi hari atau sore hari saat matahari tak terlalu terik.

Jika ingin membudidayakan tanaman berbuah mungil ini, maka perlu dilakukan pemeliharaan yang baik.

Berikut teknk pemeliharaan saat budidaya tomat ini menurut Nurnita Sari dan Aditya Murtilaksono (2018):

[irp]



  1. Penyiraman



Kegiatan penyiraman dapat dilakukan pada pagi atau sore hari. Kegiatan penyiraman juga tergantung kondisi tanah dan musim.


  1. Pemupukan



Pemupukan sebaiknya dilakukan saat bibit berumur 10 hari setelah pindah tanam dan diberikan lagi setelah berumur 10 hari setelah pemberian yang pertama


  1. Menggunakan ajir



Karena tanaman ini memiliki sifat yang merambat, makai a memerlukan ajir ketika tanaman sudah besar, yakni umurnya sekitar 40 hari setelah pindah tanam.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: