Sintrong, Liar dan Meresahkan tapi Menyimpan Banyak Manfaat

Klikhijau.com – “Untuk apa?” Tanya Asbar ketika saya memotret rumput liar di pinggir lapangan speak bola Desa Kindang. Saya tak menjawab pertanyaannya, hanya tersenyum saja sambil mencari tahu apa nam...

Sintrong, Liar dan Meresahkan tapi Menyimpan Banyak Manfaat
Bacakan Artikel

Daunnya yang paling atas lebih kecil dari pada yang di bawah. Daun tumbuhan ini terletak tersebar, dengan tangkai yang acap bertelinga. Sementara batangnya lunak beralur-alur dangkal

Permukaan daunnya juga tampak mengkilap, memberikan kesan yang lebih menarik. Pada musim semi, Sintrong menghasilkan bunga-bunga kecil yang berwarna putih atau merah muda

Bunganya ketika telah mekar berwarna putih dan akan beterbangan ketika tertiup angin. Bunganya itu terlihat seperti kapas.

Tumbuhan yang dianggap gulma ini tumbuh dalam kelompok yang rapat di sepanjang tangkai bunga yang panjang. Keindahan tumbuhan ini dapat mengantarnya menjadi tanaman hias.

[irp]

Selain kecantikan eksternalnya, tumbuhan sintrong juga memiliki beberapa karakteristik unik. Salah satunya adalah kemampuannya untuk bertahan dalam kondisi lingkungan yang sulit.

Tumbuhan dari genus Crassocephalum ini dapat tumbuh baik di daerah yang memiliki sedikit sinar matahari langsung, seperti di bawah naungan pohon hingga pinggir sungai.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan ini dapat membantu memurnikan udara di sekitarnya dengan menghilangkan beberapa polutan dan toksin.

[caption id="attachment_28366" align="aligncenter" width="650"] Sintrong, Liar dan Meresahkan tapi Menyimpan Banyak Manfaat Daun rumput sintrong-foto/Ist[/caption]

Kandungan dan manfaat

Tumbuhan dari ordo Asterales ini  mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder. Secara tradisional, tumbuhan ini juga digunakan sebagai nutraceutical.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: