Separuh Ekosistem Mangrove Dunia Berisiko Alami Keruntuhan?

Klikhijau.com - International Union for Conservation of Nature (IUCN) belum lama ini melaporkan, sekitar setengah dari seluruh ekosistem mangrove atau bakau di dunia berisiko mengalami keruntuhan....

Separuh Ekosistem Mangrove Dunia Berisiko Alami Keruntuhan?
Bacakan Artikel

โ€œEkosistem mangrove mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam menyediakan layanan penting bagi manusia, termasuk pengurangan risiko bencana pesisir, penyimpanan dan penyerapan karbon, serta dukungan terhadap perikanan,โ€ kata Angela Andrade, ketua Komisi Pengelolaan Ekosistem IUCN. โ€œHilangnya mereka akan menjadi bencana bagi alam dan manusia di seluruh dunia.โ€

Laporan tersebut, meskipun suram, diakhiri dengan langkah-langkah selanjutnya untuk mengurangi emisi dan melestarikan ekosistem penting ini, yang dapat menyimpan lebih banyak karbon dibandingkan hutan tropis dan melindungi lebih dari 15 juta orang dari banjir pesisir setiap tahunnya.

Pada tingkat saat ini, perkiraan hilangnya hutan mangrove akan menyebabkan hilangnya 1,8 miliar metrik ton emisi karbon yang tersimpan, yang setara dengan kerugian yang harus ditanggung masyarakat sebesar $336 miliar. Hilangnya ekosistem ย juga mangrove dapat menyebabkan 2,1 juta orang terkena banjir pesisir.

[irp]

โ€œDaftar Merah Ekosistem memberikan jalur yang jelas tentang bagaimana kita dapat membalikkan hilangnya hutan mangrove dan melindungi ekosistem yang rentan ini untuk masa depan, sehingga membantu menjaga keanekaragaman hayati, mengatasi dampak perubahan iklim dan mendukung realisasi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global,โ€ ungkap Andrade.

Karenanya, IUCN merekomendasikan upaya untuk melestarikan dan merestorasi hutan mangrove serta menyediakan lebih banyak ruang di daratan agar mangrove dapat berkembang secara alami guna beradaptasi dengan kenaikan permukaan laut.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: