Seni Cadas Terancam Hilang karena Perubahan Iklim

Klikhijau.com โ€“ Suatu hari, saya bergerak ke arah Kabupaten Maros dari arah Kota Makassar. Tujuannya adalah Taman Prasejarah Leang-leang, yang juga dikenal dengan nama Taman Purbakala Leang-leang T...

Seni Cadas Terancam Hilang karena Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Sementara di India, Cina, Siberia, Meksiko, dan Prancis hanyalah beberapa tempat di mana seni cadas bertahan.

Dr. Jillian Huntley, seorang ilmuwan arkeologi di Griffith University, mempelajari seni cadas Australasia. Fokusnya membentang dari Australia hingga keย  Indonesia--dengan penekanan pada Sulawesi.

Huntley telah memperhatikan bahwa perubahan cuaca membuat kristal garam mengembang dan menyusut. Itu menyebabkan batu runtuh. Beberapa lukisan tertua di dunia terancam hilang.

[irp]

โ€œPeningkatan suhu itu dirasakan tiga kali lipat di seluruh dunia,โ€ kata Huntley, seperti dilansir ย dari Inhabitat.

Huntley memperingkatkan bahwa pemanasan 2,4C akan menjadi pemanasan 6C di daerah tropis, yang akan benar-benar bencana. Dan kita tidak punya ย waktu untuk menunggu.

โ€œTidak ada nol bersih pada tahun 2050, Net nol sesegera mungkin," ujarnya.

Sebenarnya bencana alam, fluktuasi cuaca dan iklim bukanlah hal baru yang dihadapai dunia ini. Namun, teknologi manusia meningkatkan dan menyebabkan planet dalam masalah, termasukย  Adatย  seni cadasย  menuju bencana kehancurannya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: