Seni Cadas Terancam Hilang karena Perubahan Iklim

Klikhijau.com โ€“ Suatu hari, saya bergerak ke arah Kabupaten Maros dari arah Kota Makassar. Tujuannya adalah Taman Prasejarah Leang-leang, yang juga dikenal dengan nama Taman Purbakala Leang-leang T...

Seni Cadas Terancam Hilang karena Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Saat terjadi peristiwa cuaca ekstrem seperti kebakaran, angin topan, banjir, dan erosi meningkat, maka seni cadas sangat mungkin memudar dan menghilang.

Sebuah laporan pada gelaran simposium baru-baru ini menyatakan bahwa kerusakan itu saat ini tidak dapat dipulihkan.

Simposium diadakan ย di Universitas Flinders di Adelaide, Australia, yang didorong oleh laporan dari Panel Antarpemerintah tentang perubahan Iklim.

Memiliki kekuatan estetika

Menurut laporan tersebut, suhu global kemungkinan akan naik di atas target 1,5 derajat Celcius dari Perjanjian Paris. Itu akan membuatย  cuaca ย lebih ekstrem dan dapat merusak seni cadas.

[irp]

Jika hal itu terjadi, bisa saja saya dan Anda yang belum pernah sekalipun melihat secara langsung seni cadas akan kehilangan kesempatan melihatnya.

Seni cadas ini ditemukan di seluruh dunia dan terdiri dari lukisan, ukiran, gambar, stensil, cetak dan ukiran. Mereka ditemukan di dalam gua dan di bebatuan, di dinding tebing dan di atas bebatuan.

Lukisan iniย  memiliki kekuatan estetika dan spiritual. Keberadaannya yang awet dapat memberikan wawasan tentang kehidupan kelompok Pribumi di seluruh dunia.

Misalnya di Australia dan Afrika yang masing-masing memiliki setidaknya 100.000 situs seni cadas, beberapa di antaranya berusia 28.000 tahun.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: