Selebriti Penggiat Lingkungan Serukan #BeriKamiPilihan dan #BeliYangBaik

Klikhijau.com – Sejumlah selebriti penggiat lingkungan bersama-sama menunjukkan dukungannya untuk kampanye ‘Beli Yang Baik’. Ide ini ditunjukkan dalam sebuah talk show virtual “Hidup Sederhana dan Sad...

Selebriti Penggiat Lingkungan Serukan #BeriKamiPilihan dan #BeliYangBaik
Bacakan Artikel

Pada kenyataannya, minyak sawit digunakan dalam berbagai produk yang banyak dikonsumsi sehari- hari. “Sebagai anak kost, saya kesulitan mencari produk sawit yang berkelanjutan. Karena sulit menemukan yang berlabel RSPO atau ISPO, jadi hanya beli yang cocok dan sesuai kebutuhan saja, misalnya beli sabun, shampo dan mie instant”, menurut Rin Hermana.

Minyak goreng adalah produk berbahan baku minyak sawit yang paling dikenal oleh konsumen Indonesia. Tidak terkecuali bagi Dila Hadju yang sudah cukup familiar dengan kandungan minyak sawit dalam produk-produk makanan.

“Tidak terbatas pada minyak goreng, produk- produk makanan lain seperti mi instan, yoghurt, corned beef, es krim, pudding cepat saji juga mengandung minyak sawit, namun istilahnya berbeda-beda. Contohnya, di produk es krim, kandungan minyak sawit sering disebut sebagai emulsifier, sementara di produk margarin seringkali disebut sebagai palmiatic acid atau stearic acid”, ungkap Dila.

Luasnya pemanfaatan minyak kelapa sawit menyebabkan pentingnya pengelolaan industri sawit yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan. Mulai dari hulu hingga hilir industrinya untuk memastikan keberlangsungan industri sawit tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan hidup masyarakat.

Ekolabel menjadi salah satu solusi efektif untuk mencapai tujuan ini, namun penerapannya terkendala persoalan klasik supply dan demand.

Anggota Badan Pengawas Yayasan WWF Indonesia Natalia Soebagjo menjelaskan, “Saat ini sudah ada beberapa produsen di Indonesia yang berinisiatif untuk menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam proses produksinya.

Namun seringkali tidak diketahui konsumen karena tidak mencantumkan label penanda atau ekolabel yang memungkinkan bagi konsumen untuk memilih produk berkelanjutan. Dalam upaya mendorong penggunaan sumber kelapa sawit yang berkelanjutan, konsumen memiliki peran yang cukup besar dan bisa memulainya dengan menyuarakan #BeriKamiPilihan, yaitu meminta produsen atau penjual memberikan pilihan produk yang ramah lingkungan yang ditandai dengan pencantuman ekolabel pada produk.”

Video kampanye “‘Beli Yang Baik’ Game Show” berupaya menggambarkan masalah ini dengan cara yang menghibur. Dalam video bergaya reality show ini, penonton bisa menyaksikan keseruan para selebriti berkompetisi mencari produk-produk ramah lingkungan dan produk berekolabel di sebuah supermarket.

Mulai dari perilaku unik masing-masing kontestan dalam mengartikan produk ramah lingkungan, mencermati dengan seksama keterangan pada kemasan produk hingga kesulitan yang dihadapi ketika mencari produk berekolabel.

Video ini diharapkan dapat mengajak masyarakat sebagai konsumen untuk berpartisipasi mendukung gerakan #BeliYangBaik, #BeliYangEkolabel dan #BeriKamiPilihan. Saksikan tayangan lengkap “‘Beli Yang Baik’ Game Show” di kanal YouTube resmi Yayasan WWF Indonesia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2